Parmana, Tesa Evangeline Agnelia (2025) Uji Aktivitas Anti Korosif Pada Cat Dinding Berbantuan Minyak Serai Wangi (Cymbopogon nardus), Cengkeh (Syzygium aromaticum) dan Nilam (Pogostemon cablin). Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. COVER_SKRIPSI_Tesa Evangeline Agnelia Parmana.pdf Download (216kB) |
|
|
Text
5. ABSTRAK_SKRIPSI_Tesa Evangeline Agnelia Parmana.pdf Download (292kB) |
|
|
Text
6. ABSTRACT_SKRIPSI_Tesa Evangeline Agnelia Parmana.pdf Download (280kB) |
|
|
Text
10. DAFTAR ISI_SKRIPSI_Tesa Evangeline Agnelia Parmana.pdf Download (346kB) |
|
|
Text
11. BAB I_SKRIPSI_Tesa Evangeline Agnelia Parmana.pdf Download (344kB) |
Abstract
Korosi merupakan salah satu masalah yang dialami banyak industri, yang
menyebabkan kualitas logam menurun dan menjadi rapuh. Peristiwa korosi sangat
merugikan dan berbahaya, maka diperlukan metode preventif untuk mencegah korosi.
Pemilihan bahan yang tepat, pemberian lapisan, pemberian inhibitor dan metode
elektrokimia adalah beberapa cara yang dapat dilakukan. Pemberian lapisan dan
inhibitor paling sering digunakan untuk pencegahan, namun seringkali memanfaatkan
bahan kimia yang toksik, berbahaya dan mencemar lingkungan. Tujuan penelitian
adalah untuk mengetahui potensi aktivitas anti korosi yang dimiliki oleh cat berbantuan
minyak atsiri cengkeh, serai wangi dan nilam; serta pengaruh variasi konsentrasinya.
Metode yang digunakan adalah imersi, dimana plat logam yang sudah dilapisi oleh cat
dengan berbantuan minyak atsiri masing-masing jenis dan campuran (konsentrasi 1%,
5%, dan 10%) direndam dalam air NaCl selama 21 hari. Permukaan logam diamati
secara mikroskopis, makroskopis, data pengurangan massa yang diperoleh diolah
untuk menentukan laju korosi dan inhibisi efisiensinya. Campuran cat berbantuan
minyak atsiri membuat cat jadi memiliki aroma khas, tidak terdapat perbedaan warna,
dan cat cenderung lebih cair. Hasil penelitian menunjukkan adanya kemampuan
minyak atsiri dalam menginhibisi korosi terlihat dari rendahnya pengurangan massa
dan laju korosi, serta tingginya persentase inhibisi efisiensi. Serai wangi 5%
menghasilkan pengurangan massa 22,1 mg; laju korosi 0,048 mm/y dan efisiensi
inhibisi 93,7%. Nilam 1% memiliki pengurangan massa 45,8 mg; laju korosi 0,081
mm/y; dan efisiensi inhibisi 88,8%. Cengkeh 10% memiliki pengurangan massa 21
mg; laju korosi 0,047 mm/y; dan efisiensi inhibisi 93,7%. Campuran 1% memiliki
pengurangan massa 26,8 mg; 0,059 mm/y; dan efisiensi inhibisi 91,8%. Uji statistic
ANOVA menyatakan terdapat pengaruh signifikan jenis minyak terhadap laju korosi,
namun tidak terdapat pengaruh signifikan variasi konsentrasi terhadap laju korosi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 24 Oct 2025 07:27 |
| Last Modified: | 24 Oct 2025 07:27 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40299 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
