Kurniawan, Sultan Akmal Rabbani (2025) Pemanfaatan Biochar Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) sebagai Adsorben dan Matrik Imobilisasi Fungi Dark Septate Endophyte (DSE) untuk Remediasi Limbah Fenol. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Sultan Akmal Rabbani Kurniawan.zip Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. Cover Judul.pdf Download (172kB) |
|
|
Text
6. ABSTRAK.pdf Download (221kB) |
|
|
Text
7. ABSTRACT.pdf Download (223kB) |
|
|
Text
8. DAFTAR ISI.pdf Download (270kB) |
|
|
Text
12. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (241kB) |
Abstract
Pengolahan limbah fenol dapat dilakukan menggunakan metode adsorpsi dan
biodegradasi untuk mencegah dampak negatif dari senyawa fenol. Penelitian
bertujuan untuk optimalisasi biochar berbahan dasar eceng gondok sebagai
adsorben dan pembuatan Fungi Biochar Immobilized Complex (FBIC) dengan
memanfaatkan teknik imobilisasi menggunakan alginat terhadap biochar dan fungi
Dark Septate Endophytes strain Cladosporium tenuissimum untuk meningkatkan
kemampuan dalam mereduksi fenol. Penelitian dilakukan dengan menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang mencakup 3 tahapan: (1) optimalisasi pada
proses produksi biochar berbahan dasar eceng gondok (2) optimalisasi kondisi
proses adsorpsi biochar dengan parameter waktu kontak, konsentrasi awal fenol dan
dosis biochar (3) pembuatan Fungi Biochar Immobilized Complex (FBIC) dan
evaluasi kemampuannya dalam mereduksi fenol. Kadar fenol dan efisiensi reduksi
fenol akan dihitung dari konsentrasi fenol tersisa setelah proses pengujian
menggunakan spektrofotometer pada panjang gelombang 550 nm. Data dianalisis
menggunakan metode One-Way ANOVA kemudian dilanjut dengan uji Duncan.
Biochar dari bagian batang eceng gondok dengan suhu 550oC merupakan hasil
kombinasi terbaik dengan nilai efisiensi sebesar 65,06% pada screening kombinasi
biochar. Waktu kontak 24 jam menunjukkan hasil optimum dalam mereduksi fenol
dengan nilai efisiensi sebesar 79,75% pada optimasi parameter waktu kontak.
Konsentrasi fenol 50 ppm menunjukkan hasil optimum dengan nilai efisiensi
reduksi sebesar 66,49% pada optimasi konsentrasi awal fenol. Dosis 1%
menunjukkan hasil optimum dengan nilai efisiensi sebesar 87,26% pada optimasi
dosis biochar. Agen pereduksi biochar menunjukkan hasil terbaik dengan nilai
efisiensi sebesar 72,37% pada pengujian efektivitas FBIC dalam mereduksi fenol
dibandingkan dengan agen lainnya. Berdasarkan hasil pengujian FBIC belum
mampu untuk mereduksi fenol dengan optimal karena penghambatan situs aktif dan
pori biochar oleh alginat sebagai bahan pendukung dalam proses imobilisasi
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 24 Oct 2025 07:20 |
| Last Modified: | 24 Oct 2025 07:20 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40298 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
