Nishi, Sagita Ayunda Rei (2025) Potensi Metabolit Sekunder dari Ekstrak Daun Aglaia silvestris dengan Aktivitas Sitotoksik Terhadap Sel Kanker Payudara (MCF-7) Secara In Vitro. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Sagita Ayunda Rei Nishi.zip Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (138kB) |
|
|
Text
4. ABSTRAK.pdf Download (163kB) |
|
|
Text
5. ABSTRACT.pdf Download (138kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI.pdf Download (203kB) |
|
|
Text
9. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (190kB) |
Abstract
Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling umum menyerang perempuan di
seluruh dunia. Terapi kemoterapi yang tersedia saat ini sering menimbulkan efek samping karena
turut merusak sel sehat. Oleh karena itu, eksplorasi sumber senyawa antikanker alami khususnya
dari tumbuhan terus dikembangkan, salah satunya adalah Aglaia silvestris (famili Meliaceae) yang
diketahui mengandung senyawa bioaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas
sitotoksik ekstrak metanol daun Aglaia silvestris terhadap sel kanker payudara MCF-7. Daun Aglaia
silvestris diekstrak dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol selama 24 jam. Ekstrak
yang didapatkan, kemudian diuapkan menggunakan rotary evaporator untuk menghilangkan
kandungan metanol dan akan menghasilkan ekstrak kental. Analisis senyawa metabolit sekunder
dilakukan melalui penerapan total fenol, total flavonoid, uji antioksidan dengan metode DPPH, serta
identifikasi senyawa menggunakan uji LC-MS/Qtof. Aktivitas sitotoksik diuji secara in vitro
menggunakan metode MTT dan absorbansi diukur pada panjang gelombang 595 nm dengan
microplate reader untuk menentukan nilai IC50. Analisis total fenol menunjukkan hasil sebesar 0,901
mg GAE/g, sedangkan total flavonoid sebesar 7,41 mg QE/g. Uji aktivitas antioksidan dengan
metode DPPH menghasilkan nilai IC₅₀ sebesar 351,3 ppm, yang termasuk ke dalam kategori
aktivitas antioksidan lemah. Identifikasi senyawa menggunakan metode LC-MS/QToF
menunjukkan adanya senyawa turunan antrakuinon yang dikenal dapat menghambat proliferasi sel.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun Aglaia silvestris memiliki aktivitas
sitotoksik terhadap sel MCF-7 dengan nilai IC₅₀ sebesar 74 µg/mL. Temuan tersebut menunjukkan
potensi A. silvestris sebagai kandidat sumber senyawa antikanker alami.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 24 Oct 2025 04:24 |
| Last Modified: | 24 Oct 2025 04:24 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40296 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
