Alya, Rifda Nur (2025) Sintesis dan Karakterisasi Film Biopolimer Antibakteri: Studi Komparatif Penambahan Seng Oksida (ZnO) dan Seng Klorida (ZnCl2). Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Rifda Nur Alya.zip Restricted to Repository staff only Download (11MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (188kB) |
|
|
Text
5. ABSTRAK.pdf Download (211kB) |
|
|
Text
6. ABSTRACT.pdf Download (152kB) |
|
|
Text
7. DAFTAR ISI.pdf Download (133kB) |
|
|
Text
11. BAB I.pdf Download (215kB) |
Abstract
Film biopolimer antibakteri merupakan inovasi kemasan aktif yang potensial
untuk memperpanjang umur simpan produk pangan dengan menghambat pertumbuhan
mikroorganisme patogen. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan
mengkarakterisasi film biopolimer dengan penambahan Seng Oksida (ZnO) dan Seng
Klorida (ZnCl₂) sebagai agen antibakteri, serta membandingkan efektivitas keduanya.
Selain itu, penelitian ini juga menganalisis pengaruh penambahan kedua agen terhadap
karakteristik fisik film, khususnya kuat tarik, serta mengkorelasikan morfologi
permukaan film dengan kinerja antibakteri yang dihasilkan. Metode penelitian
mencakup sintesis film biopolimer, pengujian efektivitas antibakteri terhadap
bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli, pengujian kuat tarik, dan analisis
morfologi permukaan film menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM). Data
yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan ANOVA satu arah (one-way)
dan dua arah (two-way), dilanjutkan dengan uji post hoc DMRT untuk mengetahui
perbedaan signifikan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
penambahan Seng Klorida (ZnCl₂) memiliki pengaruh signifikan sebagai agen
antibakteri, secara spesifik menunjukkan efektivitas dalam menghambat pertumbuhan
bakteri Eschericia coli dan Staphylococcus aureus baik dalam bentuk emulsi maupun
film. Seng Oksida (ZnO) hanya menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap
Staphylococcus aureus. Pengaruh penambahan ZnO dan ZnCl₂ pada variasi
konsentrasi memiliki efek berbeda terhadap karakteristik fisik film, khususnya pada
uji kuat tarik. Nilai kuat tarik tertinggi ditemukan pada sampel dengan penambahan
ZnO 3% sebesar 0,46 MPa, sementara nilai terendah pada ZnCl₂ 1% yaitu 0,28 MPa.
Peningkatan konsentrasi ZnO berperan sebagai agen penguat, sedangkan ZnCl₂
cenderung menurunkan kekuatan tarik film. Analisis morfologi permukaan film
melalui SEM menunjukkan korelasi antara struktur film dan kinerja antibakteri. Hasil
analisis SEM menunjukkan bahwa konsentrasi 2% merupakan formulasi paling
optimal, baik pada ZnO maupun ZnCl₂. Pada ZnO, konsentrasi ini memberikan
morfologi permukaan yang stabil dengan efektivitas terhadap bakteri Gram positif,
sedangkan pada ZnCl₂ konsentrasi 2% menghasilkan keseimbangan terbaik antara
struktur film dan aktivitas antibakteri terhadap bakteri Gram positif maupun Gram
negatif.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 24 Oct 2025 04:13 |
| Last Modified: | 24 Oct 2025 04:13 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40294 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
