Lufini, Fahrel Fahrezi and Wahyudi, Fendy Eko and Subhan, Muhammad (2025) ANALISIS EFEKTIVITAS RENCANA AKSI ASEAN UNTUK MEMERANGI KEJAHATAN LINTAS NEGARA (ASEAN-PACTC) TAHUN 2016-2025 DALAM MENANGGULANGI PENCUCIAN UANG DI ASIA TENGGARA. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK.
|
Text
COVER Skripsi.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (652kB) |
|
|
Text
BAB I Skripsi.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
BAB II Skripsi.pdf - Submitted Version Download (953kB) |
|
|
Text
BAB III Skripsi.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB IV Skripsi.pdf - Submitted Version Download (131kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA Skripsi.pdf - Submitted Version Download (133kB) |
Abstract
Penelitian ini menganalisis efektivitas ASEAN Plan of Action to Combat
Transnational Crime (ASEAN-PACTC) 2016–2025 dalam menanggulangi
kejahatan pencucian uang di Asia Tenggara. ASEAN sebagai organisasi regional
menghadapi tantangan serius dari kejahatan lintas negara yang semakin kompleks
akibat globalisasi, perkembangan teknologi, serta lemahnya tata kelola di
beberapa negara anggota. Fokus penelitian diarahkan pada pencucian uang
sebagai enabler crime yang menopang berbagai bentuk kejahatan transnasional
lain, mulai dari perdagangan narkotika hingga pendanaan terorisme. Kerangka
teori yang digunakan adalah teori efektivitas rezim internasional Arild Underdal,
dengan tiga indikator utama: output, outcome, dan impact. Analisis dilakukan
dengan menilai dokumen resmi ASEAN, data sekunder seperti Basel AML Index,
serta kajian akademik dan laporan lembaga internasional terkait. Temuan
penelitian menunjukkan bahwa meskipun ASEAN-PACTC 2016–2025 telah
memperluas cakupan isu dan menyediakan mekanisme yang lebih operasional
dibanding versi 1999, implementasinya masih terbatas. Prinsip non-intervensi,
perbedaan kapasitas kelembagaan antar negara, serta rendahnya tingkat kolaborasi
menjadi faktor penghambat efektivitas kebijakan. Kesimpulan penelitian ini
adalah bahwa efektivitas ASEAN-PACTC masih rendah dalam menekan praktik
pencucian uang lintas negara. Problem malignancy yang tinggi akibat keragaman
sistem hukum dan kepentingan politik, ditambah dengan terbatasnya
problem-solving capacity ASEAN, memperlemah hasil kebijakan kolektif.
Rekomendasi penelitian ini menekankan perlunya penguatan mekanisme evaluasi,
harmonisasi regulasi, serta peningkatan kapasitas lembaga keuangan dan penegak
hukum di tingkat nasional maupun regional. Penelitian ini juga menyarankan studi
lanjutan yang menilai efektivitas ASEAN-PACTC pasca-2025 dengan
membandingkan pengalaman regional lain yang lebih integratif.
Kata kunci: ASEAN-PACTC, pencucian uang, kejahatan lintas negara,
efektivitas rezim, Asia Tenggara.
107 HI 2025
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 24 Oct 2025 02:51 |
| Last Modified: | 24 Oct 2025 02:51 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40289 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
