Fadilah, Muhamad Dafa (2025) Potensi Antibakteri Ekstrak Tempe dengan Rhizopus sp. Isolat R7 dalam Menghambat Pertumbuhan Escherichia coli. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Muhamad Dafa Fadilah.zip Restricted to Repository staff only Download (18MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (207kB) |
|
|
Text
5. ABSTRAK.pdf Download (94kB) |
|
|
Text
6. ABSTRACT.pdf Download (79kB) |
|
|
Text
7. DAFTAR ISI.pdf Download (93kB) |
|
|
Text
11. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (103kB) |
Abstract
Diare merupakan salah satu permasalahan kesehatan global yang signifikan,
termasuk di Indonesia, dan salah satu penyebab utamanya adalah infeksi bakteri
Escherichia coli. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti potensi aktivitas
antibakteri ekstrak tempe yang difermentasi dengan Rhizopus sp. R7 terhadap
Escherichia coli, menentukan konsentrasi ekstrak yang efektif, serta
mengidentifikasi senyawa aktif yang berperan. Proses penelitian meliputi
pembuatan tempe dengan variasi waktu fermentasi 24 jam, 48 jam, dan 72 jam;
ekstraksi senyawa menggunakan pelarut etil asetat; serta pengujian aktivitas
antibakteri menggunakan metode difusi cakram. Variasi konsentrasi ekstrak yang
digunakan adalah 25%, 50% dan 75%. Parameter efektifitas dinilai berdasarkan
diameter zona hambat yang terbentuk di sekitar cakram, kemudian dianalisis secara
statistik menggunakan Two-Way ANOVA dilanjutkan perhitungan effect size
(Cohen’s f) Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak tempe Rhizopus sp. isolat
R7 mampu menghambat pertumbuhan Escherichia coli dengan kategori sedang
hingga kuat. Zona hambat tertinggi diperoleh pada perlakuan waktu fermentasi 48
jam dengan konsentrasi 75% sebesar 11.167 ± 3.082 mm. Analisis statistik
menggunakan Two-Way ANOVA mengindikasikan tidak adanya perbedaan
signifikan antara variasi waktu fermentasi dan konsentrasi ekstrak, sedangkan
perhitungan Cohen’s f menunjukkan nilai effect size berkisar sedang hingga besar,
yang berarti aktivitas penghambatan relatif konsisten pada seluruh perlakuan.
Analisis GC-MS terhadap ekstrak tempe mengidentifikasi 27 senyawa, dengan 14
diantaranya memiliki potensi antibakteri. Senyawa dominan yang terdeteksi adalah
senyawa asam lemak, seperti asam linoleat (58.27%) dan palmitat (17.4%), yang
diketahui dapat merusak membran sel bakteri dan menggangu metabolisme
sehingga menyebabkan kematian sel. Berdasarkan temuan ini, ekstrak tempe yang
difermentasi dengan Rhizopus sp. isolat R7 berpotensi sebagai sumber antibakteri
alami terhadap Escherichia coli dan dapat dikembangkan sebagai alternatif
pengendalian bakteri patogen pada pangan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 24 Oct 2025 02:13 |
| Last Modified: | 24 Oct 2025 02:13 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40286 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
