Arkani, Fathan (2025) Potensi Isolat Bakteri Dari Bledug Kesongo Sebagai Penghasil Senyawa Antibakteri Terhadap Methicillin-resistant Staphylococcus aureus dan Methicillin-susceptible Staphylococcus aureus. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Fathan Arkani.zip Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. Halaman Judul.pdf Download (129kB) |
|
|
Text
4. Abstrak.pdf Download (158kB) |
|
|
Text
5. Abstract.pdf Download (152kB) |
|
|
Text
6. Daftar Isi.pdf Download (132kB) |
|
|
Text
10. BAB I.pdf Download (201kB) |
Abstract
Mikroorganisme yang hidup di lingkungan ekstrem sangatlah melimpah dan masih
banyak yang belum diteliti salah satunya mikroorganisme halofilik dari Bledug
Kesongo. Potensi dari mikroorganisme di lingkungan ekstrem sangat banyak untuk
diaplikasikan di berbagai bidang kehidupan. Salah satu potensinya adalah sebagai
penghasil senyawa antibakteri terhadap bakteri patogen. Isolat bakteri dari Bledug
Kesongo memiliki potensi dalam menghasilkan senyawa antibakteri yang bersifat
antagonis terhadap Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) dan
Methicillin-susceptible Staphylococcus aureus (MSSA). Berdasarkan latar
belakang ini, penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui potensi isolat
bakteri yang berasal dari Bledug Kesongo dalam menghambat pertumbuhan MRSA
dan MSSA dan mengidentifikasi spesies isolat berdasarkan identifikasi molekuler
16S rRNA. Metode penelitian dilakukan dengan metode disc diffusion dan
identifikasi molekuler 16S rRNA. Dari 35 isolat yang telah diuji, didapatkan 9 isolat
yang dapat menghambat pertumbuhan MRSA. BK 24 merupakan isolat dengan
rata-rata diameter zona hambat terbesar terhadap MRSA. Identifikasi molekuler
terhadap BK 24 dilakukan dan didapatkan BK 24 memiliki kemiripan paling dekat
dengan Billgrantia campisalis strain HW61 sebesar 97,70%. Berdasarkan
penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa isolat bakteri dari Bledug
Kesongo memiliki potensi sebagai penghasil senyawa antibakteri untuk
menghambat pertumbuhan MRSA. Isolat BK 24 yang dapat menghambat
pertumbuhan MRSA telah diidentifikasi secara molekuler memiliki kemiripan
terdekat dengan Billgrantia campisalis strain HW61.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 22 Oct 2025 07:18 |
| Last Modified: | 22 Oct 2025 07:18 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40247 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
