ASSA’BANA, MUHAMMAD PUNGGAH and KRISTANTO, BUDI ADI and KARNO, KARNO (2025) Pengaruh Lama Simpan dan Perendaman Entres Dalam Beberapa Konsentrasi Kinetin pada Keberhasilan Sambung Dini Alpukat (Persea americana Mill.). Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro.
|
Text
SKRIPSI BAB 1-3_Muhammad Punggah Assa'bana.pdf Download (689kB) |
|
|
Text
SKRIPSI_Muhammad Punggah Assa'bana_23020221120026.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh lama waktu simpan entres dan perendaman entres pada beberapa konsentrasi kinetin terhadap keberhasilan sambung dini alpukat (Persea americana Mill.). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2024 – Februari 2025 di Agroteknopark Universitas Diponegoro dan Laboratorium Fisiologi dan Pemuliaan Tanaman, Departemen Pertanian, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah.
Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 2 faktor. Faktor yang pertama adalah lama simpan entres dengan 4 taraf perlakuan, yaitu S0: 0 hari, S1: 3 hari, S2: 6 hari, S3: 9 hari. Faktor kedua adalah perendaman konsentrasi kinetin dengan 5 taraf perlakuan, yaitu K0: 0 ppm, K1: 100 ppm, K2: 200 ppm, K3: 300 ppm, K4: 400 ppm. Percobaan terdiri dari 20 kombinasi perlakuan dengan 3 kali ulangan, sehingga terdapat 60 unit percobaan. Tiap unit percobaan terdapat 5 tanaman sehingga terdapat 300 tanaman. Prosedur terdiri dari persiapan alat dan bahan, persiapan batang atas dan bawah, perlakuan lama waktu simpan, pembuatan larutan stok kinetin, aplikasi perlakuan kinetin, pelaksanaan sambung dini, pemeliharaan dan pengambilan data. Data dianalisis menggunakan analisis ragam 5% untuk mengetahui adanya pengaruh dari perlakuan kemudian dilanjutkan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan lama penyimpanan memberikan pengaruh nyata terhadap semua parameter, perlakuan kinetin memberikan pengaruh nyata terhadap parameter viabilitas entres, persentase sambung hidup, dan persentase sambung jadi. Interaksi keduanya tidak menunjukkan pengaruh nyata pada semua parameter tetapi memberikan kontribusi positif terhadap parameter viabilitas, persentase sambung hidup dan sambung jadi.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa semakin lama waktu simpan entres menurunkan viabilitas, persentase hidup, sambung hidup dan bibit jadi. Penyimpanan selama 0 hingga 3 hari merupakan rentang waktu yang masih direkomendasikan, sementara penyimpanan hingga 6 hari sudah menunjukkan penurunan kualitas dan sangat riskan untuk keberhasilan sambung dini. Penyimpanan selama 9 hari dinyatakan tidak layak digunakan. Aplikasi kinetin pada konsentrasi 100 ppm terbukti efektif dalam meningkatkan parameter fisiologis dan keberhasilan sambung pada entres yang mengalami penyimpanan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Animal and Agricultural Sciences |
| Divisions: | Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Agroecotechnology |
| Depositing User: | Aulia Habib |
| Date Deposited: | 22 Oct 2025 01:03 |
| Last Modified: | 22 Oct 2025 01:03 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40213 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
