Kirana, Athaya Dhiya Aulia (2025) Identifikasi dan Uji Antagonisme secara in vitro Jamur Endofit dari Jaringan Tanaman Kentang sebagai Penghambat terhadap Alternaria solani. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Athaya Dhiya Aulia Kirana.zip Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (178kB) |
|
|
Text
5. ABSTRAK.pdf Download (204kB) |
|
|
Text
6. ABSTRACT.pdf Download (205kB) |
|
|
Text
7. DAFTAR ISI.pdf Download (207kB) |
|
|
Text
11. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (281kB) |
Abstract
Kentang merupakan jenis umbi-umbian yang termasuk tanaman pangan
pokok peringkat keempat didunia, setelah padi, gandum dan jagung yang memiliki
peran sebagai sumber karbohidrat. Penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur
patogen, seperti Alternaria solani., merupakan masalah dalam budidaya kentang
yang dapat menurunkan produktivitas dan kualitas hasil panen. Pendekatan
biokontrol berbasis tanaman telah menjadi alternatif ramah lingkungan dalam
pengendalian patogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi, mengidentifikasi
dan menguji kemampuan antagonisme kapang endofit tanaman kentang (Solanum
tuberosum L.) terhadap jamur Alternaria solani. secara in vitro. Penelitian
dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima
perlakuan isolat kapang endofit (PE1= Aspergillus sp.1, PE2 = Aspergillus sp.2,
PE3 = Aspergillus sp.3, PE4 = Penicillium sp., dan PE5 = Mucor sp.) yang diuji
dengan patogen Alternaria solani, masing-masing dengan tiga kali ulangan. Metode
penelitian ini meliputi isolasi dan identifikasi jamur endofit dan patogen pada
tanaman kentang serta uji antagonisme secara in vitro, Isolasi jamur dilakukan dari
organ daun, batang, dan umbi kentang sehat, sedangkan identifikasi dilakukan
secara makroskopis dan mikroskopis. Uji antagonisme dilakukan menggunakan
metode dual culture untuk mengamati dan menghitung penghambatan pertumbuhan
miselium Alternaria solani. Hasil isolasi dan identifikasi menunjukkan terdapat
lima isolat kapang endofit, yaitu tiga isolat Aspergillus sp., satu isolat Penicillium
sp., dan satu isolat Mucor sp., yang memiliki kemampuan antagonistik bervariasi
terhadap Alternaria solani. Hasil uji antagonisme menunjukkan bahwa isolat
Aspergillus sp.3 (PE3) memiliki persentase penghambatan tertinggi terhadap
pertumbuhan miselium Alternaria solani, yaitu sebesar 76.06% yang dikategorikan
sebagai daya hambat tinggi dan semua isolat menunjukkan mekanisme antibiosis,
hanya isolat PE1, PE3 dan PE4 yang menunjukkan mekanisme kompetisi ruang dan
nutrisi. Penelitian ini menunjukkan bahwa jamur endofit dari jaringan kentang
berpotensi dikembangkan sebagai agen biokontrol hayati yang efektif dan ramah
lingkungan dalam pengendalian penyakit tanaman akibat Alternaria solani.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 21 Oct 2025 08:37 |
| Last Modified: | 21 Oct 2025 08:37 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40210 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
