AFFIA, Fatiya Malika (2025) The Influence of Expected Credit Losses and Bank’s Capital Adequacy on Financial Performance with Intellectual Capital as a Moderating Variable. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
|
Text (Cover)
1. S - Cover - 12030121140294.pdf - Published Version Download (336kB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4. S - Abstrak (Inggris) - 12030121140294.pdf - Published Version Download (201kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5. S - Abstrak (Indonesia) - 12030121140294.pdf - Published Version Download (201kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi - 12030121140294.pdf - Published Version Download (213kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12. S - Daftar Pustaka - 12030121140294.pdf - Published Version Download (281kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmarks - 12030121140294.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji pengaruh Expected Credit Loss (ECL) dan Capital
Adequacy Ratio (CAR) terhadap performa keuangan perbankan, dengan
mempertimbangkan peran Intellectual Capital (IC) sebagai variabel moderasi.
Sampel penelitian mencakup bank komersial yang terdaftar di BEI selama empat
tahun terakhir (2020-2023), dipilih melalui purposive sampling dan dianalisis
dengan SEM-PLS melalui platform SmartPLS. Hasil studi membuktikan bahwa
penerapan Expected Credit Loss (ECL) berpengaruh signifikan dan positif bagi
kinerja keuangan perbankan, mengindikasikan bahwa manajemen risiko kredit
melalui penyisihan ECL mampu meningkatkan profitabilitas serta ketahanan sektor
perbankan. Selain itu, kecukupan modal yang diukur melalui CAR juga
menunjukkan korelasi yang menguntungkan dengan kesehatan keuangan bank,
menegaskan pentingnya menjaga buffer modal yang memadai untuk mendukung
ketahanan operasional serta kepatuhan terhadap regulasi. Namun, peran moderasi
Intellectual Capital (IC) menunjukkan hasil yang beragam. IC secara signifikan
memoderasi hubungan antara Expected Credit Loss (ECL) dan Kinerja Keuangan,
yang mengindikasikan bahwa bank dengan tingkat intellectual capital yang lebih
tinggi dapat lebih optimal dalam memanfaatkan aset tidak berwujud untuk
mengurangi risiko kredit dan meningkatkan kinerja keuangan. Di sisi lain, temuan
penelitian menunjukkan ketiadaan efek moderasi Intellectual Capital (IC) dalam
relasi antara CAR dan kinerja keuangan, yang mengindikasikan bahwa aspek
regulasi dan keuangan dari CAR kurang dipengaruhi oleh aset tidak berwujud
seperti pengetahuan, inovasi, dan modal relasional.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Expected Credit Loss (ECL), Capital Adequacy Ratio (CAR), Kinerja Keuangan, Intellectual Capital (IC). |
| Subjects: | Economics and Business > Accounting Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Accounting |
| Depositing User: | gunawan kusmantyo |
| Date Deposited: | 21 Oct 2025 06:42 |
| Last Modified: | 21 Oct 2025 06:42 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40201 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
