Siahaan, Zefanya Juaneta Dohardo (2025) Karakterisasi Morfologi, Molekuler, dan Uji Antagonistik Isolat Hipovirulen Fusarium spp. sebagai Agen Biokontrol Foc TR4 dari Pisang Asimptomatik Pulau Enggano. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Zefanya Juaneta Dohardo Siahaan.zip Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER_ZEFANYA JUANETA DOHARDO SIAHAAN.pdf Download (44kB) |
|
|
Text
4. ABSTRAK_ZEFANYA JUANETA DOHARDO SIAHAAN.pdf Download (111kB) |
|
|
Text
5. ABSTRACT_ZEFANYA JUANETA DOHARDO SIAHAAN.pdf Download (170kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI_ZEFANYA JUANETA DOHARDO SIAHAAN.pdf Download (53kB) |
|
|
Text
10. BAB 1 PENDAHULUAN_ZEFANYA JUANETA DOHARDO SIAHAAN.pdf Download (122kB) |
Abstract
Salah satu daerah di Indonesia yang terdapat tanaman pisang yang melimpah yaitu
Pulau Enggano, Bengkulu. Penyakit layu Fusarium menjadi salah satu penyakit
utama pada tanaman pisang dan menjadi faktor utama penyebab menurunnya
produksi pisang di Indonesia. Penelitian ini bersifat deskriptif dan kuantitatif yang
bertujuan untuk mengeksplorasi keragaman isolat strain Fusarium yang berasosiasi
dengan tanaman pisang asimptomatik di Pulau Enggano, serta memperoleh isolat
hipovirulen yang berpotensi sebagai agen biokontrol terhadap Fusarium oxysporum
f. sp. cubense Tropical Race 4 (Foc TR4). Isolat yang didapatkan akan
dikarakterisasi morfologi untuk dikelompokkan ke dalam spesies kompleks
Fusarium lalu dilakukan uji hipovirulensi dan uji antagonisme. Isolat hipovirulen
yang mempunyai potensi penghambatan dilakukan uji molekuler. Hasil isolasi
diperoleh 34 isolat, terdiri atas 16 isolat anggota kompleks spesies Fusarium
oxysporum (FOSC), 1 isolat anggota kompleks spesies Fusarium fujikuroi (FFSC),
2 isolat anggota kompleks spesies Fusarium incarnatum–equiseti (FIESC), serta 15
isolat anggota Neocosmospora spp. (sebelumnya dikenal sebagai kompleks spesies
Fusarium solani, FSSC). Uji hipovirulensi menunjukkan terdapat tiga isolat yang
bersifat hipovirulen. Ketiga isolat tersebut kemudian diuji secara antagonistik
terhadap Foc TR4 dan diidentifikasi molekuler menggunakan PCR serta sekuensing
gen TEF1-α dan RPB2. Hasil identifikasi molekuler menunjukkan bahwa: (i) isolat
BE 05 AK terkonfirmasi sebagai Neocosmospora falciformis (ii) isolat BE 023
PSEU teridentifikasi sebagai Fusarium sacchari (iii) isolat BE 024A PSEU
teridentifikasi sebagai Fusarium hainanense. Hasil uji antagonisme in-vitro
memperlihatkan bahwa ketiga isolat hipovirulen tersebut mampu menghambat
pertumbuhan Foc TR4 dengan persentase penghambatan berturut-turut sebesar
48%, 45%, dan 21%. Mekanisme pengendalian yang teridentifikasi adalah
antibiosis, yang menunjukkan bahwa isolat N. falciformis, F. sacchari, dan F.
hainanense memiliki potensi sedang untuk dikembangkan sebagai agen biokontrol
hayati dalam pengendalian penyakit layu Fusarium pada pisang, khususnya yang
disebabkan oleh Foc TR4.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 20 Oct 2025 09:16 |
| Last Modified: | 20 Oct 2025 09:16 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40181 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
