Search for collections on Undip Repository

Karakteristik Fisikokimia Minuman Fungsional Kombucha Rosella (Hibiscus sabdariffa) dengan Variasi Konsentrasi Gula Aren

Abdillah, Wizdan (2025) Karakteristik Fisikokimia Minuman Fungsional Kombucha Rosella (Hibiscus sabdariffa) dengan Variasi Konsentrasi Gula Aren. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of Wizdan Abdilah.zip] Archive
Wizdan Abdilah.zip
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy
[thumbnail of 1. Cover wizdan.pdf] Text
1. Cover wizdan.pdf

Download (199kB)
[thumbnail of 4.Abstrak wizdan.pdf] Text
4.Abstrak wizdan.pdf

Download (239kB)
[thumbnail of 5.Abstract wizdan.pdf] Text
5.Abstract wizdan.pdf

Download (221kB)
[thumbnail of 6.Daftar isi wizdan.pdf] Text
6.Daftar isi wizdan.pdf

Download (321kB)
[thumbnail of 10.Bab 1 pendahuluan wizdan.pdf] Text
10.Bab 1 pendahuluan wizdan.pdf

Download (335kB)

Abstract

Kombucha merupakan minuman fermentasi yang mengandung senyawa bioaktif
seperti asam organik dan antioksidan. Penambahan rosella (Hibiscus sabdariffa)
sebagai sumber antosianin dan flavonoid serta penggunaan gula aren sebagai
sumber karbon lokal diharapkan dapat meningkatkan kualitas fungsional kombucha.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi gula aren
(10%, 20%, dan 30%) dan lama fermentasi (0, 7, dan 14 hari) terhadap aktivitas
antioksidan, pH, kadar alkohol, keasaman, dan mutu organoleptik kombucha rosella.
Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap faktorial 3×3 dengan 27
unit perlakuan, diuji secara fisikokimia yaitu uji antioksidan menggunakan metode
DPPH, uji pH dengan pH meter digital, uji kadar alkohol dengan metode
piknometer dan organoleptik oleh 25 panelis. Hasil penelitian menunjukan nilai pH
terendah pada perlakuan hari ke 14 dengan kosentrasi 30% dengan angka 2,58.
Kadar asam tertinggi pada perlakuan hari ke 14 dengan kosentrasi 30% yaitu 1,28
g/100 mL. Nilai tertinggi pada uji kadar alkohol berkisar 0,42% pada perlakuan hari
ke 14 dengan kosentrasi 30%. Aktivitas antioksidan tertinggi diperoleh pada hari ke
14 dengan kosentrasi 10% sebesar 95,34% pada konsentrasi 100 ppm. Secara
organoleptik, hari ke 14 dengan kosentrasi 10% memiliki nilai rata-rata tertinggi
untuk aroma (4,28), rasa (4,0), dan warna (4,48). Semua data menunjukkan bahwa
variasi waktu fermentasi dan konsentrasi gula aren memberikan pengaruh nyata terhadap
parameter yang diamati

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 20 Oct 2025 09:04
Last Modified: 20 Oct 2025 09:04
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40179

Actions (login required)

View Item View Item