Search for collections on Undip Repository

Performa Perkembangan Embrio Itik Hibrida (Anas platyrhynchos) setelah Injeksi In Ovo Kombinasi Vitamin E dan Selenium

Cahyani, Salsabilla Dwi (2025) Performa Perkembangan Embrio Itik Hibrida (Anas platyrhynchos) setelah Injeksi In Ovo Kombinasi Vitamin E dan Selenium. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of Salsabilla Dwi Cahyani.zip] Archive
Salsabilla Dwi Cahyani.zip
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy
[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (143kB)
[thumbnail of 4. ABSTRAK.pdf] Text
4. ABSTRAK.pdf

Download (126kB)
[thumbnail of 5. ABSTRACT.pdf] Text
5. ABSTRACT.pdf

Download (126kB)
[thumbnail of 6. DAFTAR ISI.pdf] Text
6. DAFTAR ISI.pdf

Download (131kB)
[thumbnail of 10. BAB I. PENDAHULUAN.pdf] Text
10. BAB I. PENDAHULUAN.pdf

Download (136kB)

Abstract

Itik hibrida memiliki nilai ekonomi yang tinggi karena permintaan pasar untuk
daging maupun telur itik terus bertambah. Perbaikan produktivitas penetasan
pada telur itik hibrida dapat dilakukan melalui injeksi antioksidan vitamin E
dan selenium secara in ovo. Penelitian sebelumnya telah dilakukan injeksi in
ovo menggunakan vitamin C dan memperlihatkan adanya peningkatan
penetasan dan performa embrio itik. Penelitian yang komprehensif mengenai
efek injeksi in ovo vitamin C masih sangat terbatas, sehingga pada penelitian
ini dilakukan injeksi in ovo dengan menggunakan antioksidan berupa
kombinasi vitamin E dan selenium. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
menganalisis injeksi in ovo kombinasi vitamin E+Se terhadap perkembangan
embrio itik hibrida. Penelitian dilaksanakan selama 6 bulan di Laboratorium
Biologi Struktur dan Fungsi Hewan (BSFH), Universitas Diponegoro.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap, dengan menggunakan
4 perlakuan yakni K0 (Kontrol), K1 (Injeksi larutan garam fisiologis 0,1 mL),
K2 (Injeksi vitamin E+Se 0,1 mL), dan K3 (Injeksi vitamin E+Se 0,15 mL)
dengan 12 ulangan dengan setiap perlakuan terdiri atas 12 butir telur itik
hibrida, sehingga telur tetas yang digunakan berjumlah 48 butir. Metode yang
digunakan dengan memberikan injeksi in ovo vitamin E+Se pada bagian ujung
tumpul telur sebanyak 0,1 mL dan 0,15 mL. Hasil yang didapatkan pada
penelitian ini ialah K0 memiliki kualitas embrio yang lebih baik, dibandingkan
dengan K1, K2, dan K3. Kesimpulan yang didapatkan bahwa injeksi in ovo
vitamin E+selenium sebanyak 0,1 mL dan 0,15 mL pada umur 14 hari inkubasi
belum dapat mengoptimalkan performa perkembangan embrio itik hibrida.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 20 Oct 2025 08:16
Last Modified: 20 Oct 2025 08:16
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40169

Actions (login required)

View Item View Item