Search for collections on Undip Repository

Struktur Komunitas Diatom Epipelik sebagai Bioindikator Kualitas Perairan Danau Rawapening. Laboratorium Ekologi

Putra, Dafa Yudantio (2025) Struktur Komunitas Diatom Epipelik sebagai Bioindikator Kualitas Perairan Danau Rawapening. Laboratorium Ekologi. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of Dafa Yudantio Putra.zip] Archive
Dafa Yudantio Putra.zip
Restricted to Repository staff only

Download (18MB) | Request a copy
[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (274kB)
[thumbnail of 5. ABSTRAK.pdf] Text
5. ABSTRAK.pdf

Download (336kB)
[thumbnail of 6. ABSTRACT.pdf] Text
6. ABSTRACT.pdf

Download (336kB)
[thumbnail of 7. DAFTAR ISI.pdf] Text
7. DAFTAR ISI.pdf

Download (982kB)
[thumbnail of 11. BAB I.pdf] Text
11. BAB I.pdf

Download (1MB)

Abstract

Danau Rawapening menjadi satu dari limabelas danau prioritas oleh pemerintah
melalui Rencana Pengelolaan Danau Prioritas. Salah satu kriteria yang dapat
digunakan untuk memonitoring kualitas perairan danau adalah dengan indikator
diatom. Penelitian ini menggunakan diatom sebagai indikator rekonstruksi
perubahan pencemaran kualitas perairan yang ada di Danau Rawapening. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengkaji perubahan kualitas perairan Danau
Rawapening melalui struktur komunitas diatom epipelik yang ada pada sedimen
danau. Sampel sedimen diambil dua core pada sungai inlet dan outlet dengan
memperhatikan kedalaman, selanjutnya dimasak dengan HCl 10% dan H2O2 10%
serta dilakukan clearing dengan penggantian akuades. Fraksi yang didapat dibuat
preparat dengan Naphrax, diamati dengan mikroskop perbesaran 100x, dan
diidentifikasi untuk selanjutnya dilakukan analisis data. Hasil yang didapatkan
berdasarkan karakteristik komunitas diatom mengindikasikan bahwa secara
temporal perairan Danau Rawapening dapat dikelompokkan dalam perairan
oligotrofik-eutrofik. Pada titik RP1 Zona 1 (75 – 70 cm) mengindikasikan perairan
oligotrofik yang ditandai dominansi Luticola goeppertiana, Zona 2 (60 – 30 cm)
mesotrofik yang ditandai dominansi Ctenophora pulchella, dan Zona 3 (20 – 1 cm)
eutrofik yang ditandai Aulacoseira ambigua, Aulacoseira granulata, dan Ulnaria
ulna. Pada titik RP2 Zona 1 (95 – 70 cm) mengindikasikan perairan oligotrofik yang
ditandai dominansi Eunotia minor, Eunotia incisa, dan Pinnularia viridis, Zona 2
(60 – 40 cm) mesotrofik yang ditandai dominansi Aulacoseira distans dan
Aulacoseira granulata, dan Zona 3 (30 – 1 cm) eutrofik yang ditandai dominansi
Aulacoseira ambigua, Aulacoseira granulata, dan Ulnaria ulna.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 20 Oct 2025 04:06
Last Modified: 20 Oct 2025 04:06
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40144

Actions (login required)

View Item View Item