Setyanegari, Aditya Putri and Damayanti, Galih Sari and Afriliana, Liza and Karlowee, Vega (2025) PENGARUH APLIKASI KRIM EKSTRAK BAWANG DAYAK (Eleutherine palmifolia) TERHADAP KETEBALAN EPIDERMIS: Studi Eksperimental Histopatologi pada Tikus Wistar Jantan yang Diinduksi Paparan Sinar UVB. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (ABSTRAK-KTI)
ADITYA PUTRI SETYANEGARI-22010122120025- KTI-ABSTRAK.pdf Download (155kB) |
Abstract
Latar Belakang: Paparan sinar ultraviolet B (UVB) intens di negara tropis seperti Indonesia dapat memicu kerusakan kulit, termasuk peningkatan ketebalan epidermis melalui mekanisme hiperproliferasi keratinosit yang berkontribusi pada proses photoaging. Penggunaan fotoproteksi berbahan aktif alami seperti bawang dayak (Eleutherine palmifolia) yang kaya antioksidan diharapkan dapat menekan dampak negatif paparan UVB terhadap kulit. Tujuan: Mengetahui perbedaan efek aplikasi krim ekstrak bawang dayak dengan berbagai konsentrasi terhadap ketebalan epidermis pada gambaran histopatologi kulit tikus Wistar jantan yang diinduksi radiasi
sinar UVB. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan true experimental dengan Post-Test Only Control Group Design. Sebanyak 36 ekor tikus Wistar jantan dibagi secara acak ke dalam empat kelompok: kontrol (krim placebo) dan tiga kelompok perlakuan yang diberikan krim ekstrak bawang dayak dengan konsentrasi 10%, 15%, dan 20%. Penyinaran UVB dilakukan setiap dua hari sekali selama 30 hari, dengan durasi 60 menit setiap pemaparan. Krim dioleskan 2 kali, yaitu 20 menit sebelum paparan dan 4 jam setelahnya. Ketebalan epidermis dianalisis melalui pemeriksaan histopatologi dengan pewarnaan Hematoksilin-Eosin dan dibaca dengan perbesaran 400x. Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna (p < 0,05) antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Rerata ketebalan epidermis kelompok perlakuan lebih rendah dibandingkan kontrol, dengan penurunan paling besar pada konsentrasi 20%, diikuti 15% dan 10%. Tidak terdapat perbedaan bermakna antara konsentrasi 15% dan 20%. Kesimpulan: Aplikasi krim ekstrak bawang dayak efektif menurunkan ketebalan epidermis akibat paparan sinar UVB, dengan konsentrasi 20% memberikan efek protektif yang optimal. Hasil ini mendukung potensi bawang dayak sebagai agen fotoprotektif berbahan alami.
Kata kunci: Bawang dayak, Eleutherine palmifolia, ketebalan epidermis, photoaging, antioksidan
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bawang dayak, Eleutherine palmifolia, ketebalan epidermis, photoaging, antioksidan |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Medicine |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 23 Oct 2025 07:39 |
| Last Modified: | 23 Oct 2025 07:39 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40103 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
