Yustika, Priscila Nadya (2025) Uji Aktivitas Antibakteri dari Lapisan Cat terhadap Bakteri Pembentuk Biofilm di Perairan Laut. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Archive
Priscila Nadya Yustika.zip Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
|
|
Text
1. COVER.pdf Download (185kB) |
|
|
Text
4. ABSTRAK.pdf Download (173kB) |
|
|
Text
5. ABSTRACT.pdf Download (173kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI.pdf Download (480kB) |
|
|
Text
10. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (182kB) |
Abstract
Biofouling merupakan akumulasi biota dan produk metabolismenya yang
menempel atau melekat pada permukaan substrat yang terendam air. Kerugian yang
dapat disebabkan oleh biofouling antara lain rusaknya instalasi pelabuhan, kapal
dan jembatan yang terdapat di perairan laut. Biofilm bakteri dapat menjadi fase
awal dalam pembentukan biofouling. Salah satu strategi pengendalian biofouling
adalah penggunaan cat antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
aktivitas antibakteri dari lapisan cat terhadap bakteri yang menempel pada lapisan
cat yang direndam di laut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi uji
antibakteri, uji antibiofilm, dan pengaruh cat terhadap pertumbuhan bakteri
planktonik. Uji antibakteri dilakukan dengan uji kontak langsung antara suspense
bakteri dalam larutan mineral laut sintetik dan permukaan lapisan cat. Uji biofilm
dilakukan pada media air laut sintetik mengandung bahan organik. Pengamatan
biofilm dilakukan dengan pelepasan bakteri yang menempel pada cat selanjutnya
dihitung dengan metode Microtiter Plate Assay (MPA). Hasil menunjukkan
masing-masing komposisi antibakteri dari lapisan cat terhadap bakteri pembentuk
biofilm memiliki penghambatan yang berbeda terhadap pertumbuhan bakteri. Hasil
uji antibakteri terhadap bakteri pembentuk biofilm dengan aktivitas antibakteri 100
± 0,00 adalah Cat 6 (Cat antifouling generic dengan 0.3% cerium oxide ukuran
micron dan seaNine) dan Cat 13 (Cat antifouling tanpa seaNine dengan 0.3%
cerium oxide ukuran mikron), serta aktivitas penghambatan 17,8 ± 16,06 adalah Cat
8, (Cat antifouling tanpa seaNine tanpa cerium oxide), menunjukkan bahwa ketiga
cat dapat dilapisi biofilm; masing-masing adalah 464.800 (Cat 6), 1.571.200 (Cat
8), 1.176.800 (Cat 13) CFU/cm2. Kepadatan bakteri planktonik pada OD600 yaitu
7,6365 untuk kontrol, 5,2035 untuk cat 6, 7,3208 untuk cat 8, dan 6,1709 untuk cat
13. Identifikasi bakteri dilakukan berdasar gen 16S rRNA. Hasil identifikasi bakteri
menunjukkan jenis yang dekat dengan Corynebacterium stationis strain ATCC
14403. Dari data ini dapat disimpulkan bahwa pada media air laut tanpa bahan
organik, cat berpotensi membunuh bakteri namun pada media yang mengandung
bahan organik, bakteri dapat bertahan dan membentuk biofilm pada permukaannya.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 15 Oct 2025 08:44 |
| Last Modified: | 15 Oct 2025 08:44 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40093 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
