SARI, OKTAVIANA NOVITA and Tampoebolon, Baginda I. M and Pangestu, Eko (2024) Kajian Proses Fermentasi Ampas Aren Amoniasi Menggunakan Starter Aspergillus niger Terhadap Kadar Serat. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro.
|
Text
Skripsi_Oktaviana Novita Sari BAB I-III.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Acc_Skripsi_Oktaviana Novita Sari.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian dilakukan di Laboratorium Teknologi Pakan dan Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Pakan, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro dari bulan Desember 2023 – Maret 2024. Penelitian bertujuan mengkaji pengaruh perbedaan lama peram dalam proses fermentasi ampas aren amoniasi menggunakan Aspergillus niger terhadap kadar serat.
Materi yang digunakan dalam penelitian adalah ampas aren, urea, air, starter (Aspergillus niger), beras, lilin, spirtus, aquades, air panas, aseton dan bahan kimia untuk analisis kadar neutral detergent fiber (NDF), acid detergent fiber (ADF), dan hemiselulosa. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah perbedaan lama peram proses fermentasi yaitu T0 (0 hari), T1 (3 hari), dan T2 (6 hari). Parameter yang diamati adalah kadar NDF, ADF, dan hemiselulosa. Analisis data menggunakan analisis ragam taraf signifikasi 5% untuk mengetahui adanya pengaruh perlakuan terhadap parameter, jika terdapat pengaruh maka untuk mengetahui perbedaan rata-rata nilai tengah antar perlakuan dilakukan uji wilayah ganda Duncan dengan taraf 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama pemeraman dalam proses fermentasi dengan Aspergillus niger yang semakin meningkat sampai 6 hari, dapat menurunkan kadar NDF dan ADF. Kadar hemiselulosa dengan perlakuan yang sama secara statistik tidak berpengaruh, namun secara matematis cenderung menurun. Kadar NDF dengan perlakuan lama peram 0, 3 dan 6 hari berturut-turut adalah sebesar 79,38%, 72,31% dan 67,20%, sedangkan kadar ADF berturut-turut sebesar 59,85%, 52,34%, dan 48,46%.
Berdasakan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin lama waktu pemeraman sampai 6 hari dapat menurunkan NDF dan ADF.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Animal and Agricultural Sciences |
| Divisions: | Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture |
| Depositing User: | Aulia Habib |
| Date Deposited: | 15 Oct 2025 07:21 |
| Last Modified: | 15 Oct 2025 07:21 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40075 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
