LIMAR, GABRIEL KEN ERLANGGA and Ismadi, Vitus Dwi Y. B and Krismiyanto, Lilik (2024) Ketahanan tubuh dan Pertumbuhan Ayam Broiler yang Ditambah Enkpasulasi Ekstrak Buah Parijoto dan Lactobacillus plantarum pada Ransum. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro.
|
Text
Skripsi_Bab 1-3.pdf Download (716kB) |
|
|
Text
Skripsi_Gabriel Ken Erlangga Limar_fix.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian bertujuan untuk mengkaji penambahan enkapsulasi ekstrak buah parijoto (Medinilla speciosa) pada ransum terhadap ketahanan tubuh dan pertumbuhan ayam broiler. Penelitian dilaksanakan pada bulan November sampai Desember 2023 di Kandang Digesti, Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Pakan, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro, Semarang.
Ternak percobaan yang digunakan yaitu day old chicks strain Ross 308 unsexed dengan bobot badan sebesar 43,95 ± 0,97 g/ekor. Ransum perlakuan diberikan pada umur 8 hari dengan perbandingan 75% : 25% sebanyak 200 ekor dengan bobot badan rata-rata sebesar 199,72 ± 6,3 g/ekor, umur 9 hari diberi ransum perlakuan dengan perbandingan 50% : 50%, umur 10 hari 25% : 75% dan umur 11-35 hari 100% ransum perlakuan. Ransum penelitian disusun berdasarkan kadar energi metabolis sebesar 3.064,65 kkal/kg dan protein kasar sebesar 21,61% untuk fase starter, sedangkan kadar energi metabolis sebesar 3.075,79 kkal/kg dan protein kasar sebesar 19,67% untuk fase finisher. Enkapsulasi ekstrak buah parijoto dan Lactobacilus plantarum (EEBPLp) sebagai aditif alami. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan (masingmasing unit diisi 10 ekor). Perlakuan yang diterapkan terdiri dari T0 = ransum basal (RB) tanpa EEBPLp, T1 = RB + EEBPLp 0,2%, T2 = RB + EEBPLp 0,4%, T3 = RB + EEBPLp 0,6% dan T4 = RB + EEBPLp 0,8%. Parameter yang diukur meliputi rasio heterofil limfosit, bobot relatif organ limfoid dan pertambahan bobot badan ayam broiler. Data diolah menggunakan analisis ragam pada taraf signifikansi 5%, apabila berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf signifikansi 5% untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan EEBPLp pada ransum berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap bobot relatif bursa fabricius, timus, rasio heterofil limfosit dan pertambahan bobot badan harian, sedangkan tidak berpengaruh (p>0,05) terhadap bobot relatif limpa. Bobot relatif bursa fabricius dan limpa pada perlakuan T1, T2, T3 dan T4 nyata (p<0,05) lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan T0. Rasio heterofil limfosit pada perlakuan T1, T2, T3 dan T4 nyata (p<0,05) lebih rendah dibandingkan dengan perlakuan T0. Pertambahan bobot badan harian pada perlakuan T4 nyata (p<0,05) lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan T0.
Simpulan penelitian adalah penambahan level enkapsulasi ekstrak buah parijoto dan Lactobacillus plantarum dengan level 0,8% pada ransum mampu meningkatkan bobot relatif timus, bursa fabricius dan pertambahan bobot badan harian serta menurunkan rasio heterofil limfosit, meskipun bobot relatif limpa sama.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Animal and Agricultural Sciences |
| Divisions: | Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture |
| Depositing User: | Aulia Habib |
| Date Deposited: | 15 Oct 2025 07:05 |
| Last Modified: | 15 Oct 2025 07:05 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40074 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
