MEILANA, GRACE SHINTA and ADIWINARTI, RETNO and ARIFIN, MUKH (2024) KARAKTERISTIK FISIK, PERFORMANS, DAN HARGA KAMBING KURBAN YANG DIPOTONG SAAT IDUL ADHA DI KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro.
|
Text
SKRIPSI GRACE SHINTA MEILANA_23010120140077_BAB I,II,III_PUAP 2024.pdf Download (304kB) |
|
|
Text
SKRIPSI ACC_GRACE SHINTA MEILANA_PUAP 2024 FIXED.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dilaksanakan di Kota Semarang pada tanggal 29 Mei 2023 hingga 28 Juni 2023. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik fisik, performans, dan harga kambing yang dipotong sebagai hewan kurban pada saat menjelang Hari Raya Idul Adha.
Objek dalam penelitian ini berupa 103 ekor ternak kambing yang dibeli oleh para musahik dan panitia penyelenggara kurban pada 12 Masjid yang ada di Kota Semarang dan 15 lapak penjualan ternak kurban yang tersebar di sekitar masjid. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei saat menjelang Hari Raya Idul Adha terhadap sejumlah lapak pedagang penjual ternak kambing dan masjid yang berada di Kota Semarang. Sampel ternak dipilih secara purposive sampling, dengan batasan tertentu yakni masjid yang pada tahun sebelumnya memotong kambing kurban minimal 5 ekor dan kambing yang dijual di lapak yang lokasinya dekat dengan masjid. Variabel penelitian meliputi morfologi tubuh untuk menentukan ras yang diamati dari bentuk muka, telinga,tanduk dan warna tubuh; performans ternak dilihat dari ukuran tubuh ternak (lingkar dada (LD), panjang badan (PB), dan tinggi pundak(TP)), umur dan bobot badan; serta harga ternak. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan hubungan antara harga dan bobot badan dianalisis dengan regresi linear sederhana dan korelasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ras kambing yang dipotong sebagai hewan kurban di Kota Semarang adalah kambing Jawarandu (84,47%) dengan profil muka yang agak cembung, daun telinga menggantung tidak sepanjang kambing PE dan tidak sependek kambing Kacang, bertanduk (99,03%) dengan campuran tiga warna yakni warna hitam, coklat, dan putih (33,01%). Rataan ukuran tubuh ternak yang dihasilkan adalah 70,83 cm (LD), 60,7 cm (PB), dan 68,17 cm (TP). Dilihat dari aspek umur ternak, kambing kurban yang dipotong adalah kambing yang berumur di bawah 1 tahun (belum poel) (51,46%) dengan capaian bobot badan antara 21-30 kg (64,08%) dan rataan 28,28 kg. Harga kambing yang paling banyak dicari berada pada kisaran Rp. 2.500.000 hingga Rp. 3.000.000 (45,63%). Didapatkan nilai determinan (R2) sebesar 0,6017, artinya kontribusi bobot badan terhadap penentuan harga ternak sebesar 60% dan 40% sisanya ditentukan oleh faktor lain.
Simpulan yang didapatkan adalah karakteristik kambing kurban yang didapatkan tidak bertentangan dengan syarat hewan kurban kecuali umur ternak. Masyarakat sebaiknya memperhatikan umur dan bobot badan agar sesuai dengan persyaratan kurban. Dalam menentukan harga kambing kurang memperhatikan bobot badan ternak, sehingga harga yang dibayar lebih mahal dari nilai daging yang dihasilkan. Sebaiknya bobot badan ternak menjadi patokan utama, sehingga harga yang harus dibayar sama dengan nilai daging yang dihasilkan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Animal and Agricultural Sciences |
| Divisions: | Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture |
| Depositing User: | Aulia Habib |
| Date Deposited: | 15 Oct 2025 06:45 |
| Last Modified: | 15 Oct 2025 06:45 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40066 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
