Search for collections on Undip Repository

Perbandingan Gambaran Mikroanatomi Lien Tikus Putih (Rattus norvegicus) dengan Fiksasi Menggunakan BNF 10%, Bouin, dan Etanol 50% Selama Satu Minggu

Francis, Lucia (2025) Perbandingan Gambaran Mikroanatomi Lien Tikus Putih (Rattus norvegicus) dengan Fiksasi Menggunakan BNF 10%, Bouin, dan Etanol 50% Selama Satu Minggu. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of Lucia Francis.zip] Archive
Lucia Francis.zip
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[thumbnail of 1 Cover.pdf] Text
1 Cover.pdf

Download (61kB)
[thumbnail of 4 abstrak.pdf] Text
4 abstrak.pdf

Download (7kB)
[thumbnail of 5 abstract.pdf] Text
5 abstract.pdf

Download (74kB)
[thumbnail of 6 Daftar isi.pdf] Text
6 Daftar isi.pdf

Download (45kB)
[thumbnail of 10 Bab 1.pdf] Text
10 Bab 1.pdf

Download (90kB)

Abstract

Fiksasi merupakan tahapan penting dalam proses pembuatan preparat histologis
jaringan dalam penelitian histopatologi. Fiksasi berfungsi untuk mengawetkan
jaringan sehingga memiliki keadaan semirip mungkin dengan jaringan hidup.
Larutan fiksatif yang biasa digunakan dalam proses fiksasi contohnya BNF 10%,
Bouin, dan etanol 50%. Organ yang akan diamati pada penelitian ini adalah lien
tikus putih, salah satu organ limfoid yang berperan dalam imunitas tubuh. Penelitian
hingga saat ini yang membahas pengaruh lama fiksasi terhadap jaringan lien
menggunakan fiksatif BNF 10%, Bouin, dan etanol 50% masih belum banyak
dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kerusakan yang tampak
pada preparat histologi lien tikus putih (Rattus norvegicus) yang difiksasi dengan
BNF 10%, Bouin, dan etanol 50% selama satu minggu. Lien diisolasi dari tubuh
tikus putih kemudian dibersihkan sebelum difiksasi menggunakan BNF 10%,
Bouin, dan etanol 50% selama satu minggu. Washing (pencucian) dilakukan pada
potongan yang difiksasi dengan BNF 10% dan Bouin setelahnya kemudian preparat
dibuat. Hasil menunjukkan bahwa BNF 10% menghasilkan kenampakan preparat
paling baik jika dilihat dari parameter kualitatif, Bouin mengakibatkan penyusutan
paling kecil dibandingkan jenis fiksatif lain terhadap ukuran sel dan inti sel, dan
etanol 50% menghasilkan kenampakan preparat paling buruk. Simpulan dari
penelitian ini adalah BNF 10% dengan modifikasi washing menghasilkan preparat
yang paling baik, sedangkan etanol 50% menghasilkan preparat paling buruk.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 15 Oct 2025 01:55
Last Modified: 15 Oct 2025 01:55
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40046

Actions (login required)

View Item View Item