Search for collections on Undip Repository

Rekonstruksi Kualitas Perairan Berdasarkan Distribusi Vertikal Diatom di Kawasan Mangrove Pesisir Bedono, Demak, Jawa Tengah

Afivi, Khofivah Fitri (2025) Rekonstruksi Kualitas Perairan Berdasarkan Distribusi Vertikal Diatom di Kawasan Mangrove Pesisir Bedono, Demak, Jawa Tengah. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of Khofivah Fitri Afivi.zip] Archive
Khofivah Fitri Afivi.zip
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (172kB)
[thumbnail of 4. ABSTRAK.pdf] Text
4. ABSTRAK.pdf

Download (143kB)
[thumbnail of 5. ABSTRACT.pdf] Text
5. ABSTRACT.pdf

Download (156kB)
[thumbnail of 6. DAFTAR ISI.pdf] Text
6. DAFTAR ISI.pdf

Download (149kB)
[thumbnail of 10. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf] Text
10. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf

Download (203kB)

Abstract

Kawasan pesisir Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, mengalami degradasi
ekosistem mangrove akibat abrasi, banjir rob, kenaikan muka air laut, dan aktivitas
antropogenik yang berdampak pada penurunan luas mangrove dan kerusakan ekosistem
akuatik. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi kualitas perairan berdasarkan distribusi
vertikal diatom sebagai bioindikator lingkungan. Penelitian diatom dilakukan dengan
pengambilan sedimen, slicing, digesti, preparasi, pengamatan, dan pengolahan data. Parameter
fisik-kimia perairan (suhu 29,3°C, pH 7,2, DO 6,4 mg/L, salinitas 21,23 ppt, konduktivitas 32,8
mS/cm, TDS 22,51 g/L) diukur in situ menggunakan Horiba Multi-Parameter menunjukkan
kondisi payau stabil namun rentan eutrofikasi. Analisis data meliputi kelimpahan (ind/gr),
indeks Shannon-Wiener (H'), Simpson (D), dan evenness (E) dengan software PAST 4.03, serta
stratigrafi menggunakan C2 dan clustering Bray-Curtis. Hasil menunjukkan 653 individu
diatom dari 30 spesies dan 21 genus dengan kelimpahan berfluktuasi naik-turun (26-131 ind/gr)
dengan spesies dominan Amphora ovalis, Tryblionella granulata, dan Nitzschia recta. Nilai
indeks keanekaragaman (H’) 1,51-2,8 menunjukkan keanekaragaman tergolong kategori
sedang. Indeks Dominansi (D) memiliki nilai 0,073-0,242 dalam kategori rendah yang
menunjukkan tidak ada dominasi ekstrem. Indeks kemerataan (E) memiliki nilai 0,81-0,95
yang tergolong tinggi dengan persebaran spesies cukup merata. Analisis stratigrafi membagi 3
zona: Zona 1 (50-40 cm) mencerminkan perairan tawar eutrofik dengan dominasi spesies
Aulacoseira granulata dan Nitzschia obtusa; Zona 2 (35-25 cm) transisi dari tawar ke payau
dengan kemunculan spesies eurihalin dan intrusi laut (Cyclotella meneghiniana, Tryblionella
granulata); Zona 3 (20-5 cm) estuarin dengan pengaruh laut kuat dan fluktuasi air tawar
musiman.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 15 Oct 2025 01:39
Last Modified: 15 Oct 2025 01:39
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40045

Actions (login required)

View Item View Item