KUMALARATRI, FADILLA LISKI and KUSMIYATI, FLORENTINA and BINTANG, A’ISYAH SURYA (2024) Efektivitas Pencucian Benih dan Cara Aplikasi Trichoderma sp. dalam Pengendalian Penyakit Bulai dan Pertumbuhan Tanaman Jagung. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro.
|
Text
SKRIPSI BAB I - III_Fadilla Liski Kumalaratri_23020220120002_Agroekoteknologi 2020.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
SKRIPSI Full Text_Fadilla Liski Kumalaratri_23020220120002_Agroekoteknologi 2020.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pencucian benih dari fungisida, pengaruh cara aplikasi Trichoderma sp. dan interaksinya dalam mengendalikan penyakit bulai pada tanaman jagung. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April – Juli 2024 di Desa Klepu, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang dan laboratorium ekologi dan produksi tanaman Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro.
Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial serta setiap unit percobaan terdiri dari 8 tanaman sehingga terdapat 320 populasi tanaman jagung Paramita F1. Faktor pertama yaitu faktor pencucian benih jagung dari fungisida (A) yaitu A0 = Tanpa pencucian dan A1 = Pencucian benih dari fungisida. Faktor kedua yaitu cara aplikasi Trichoderma sp. yang terdiri dari T0 = Kontrol, T1 = Perendaman benih dengan Trichoderma sp., T2 = Penyiraman Trichoderma sp. pada rhizosfer, dan T3 = Penyemprotan Trichoderma sp. pada daun. Tahap pelaksanaan meliputi isolasi Trichoderma sp., identifikasi, pemurnian dan perbanyakan Trichoderma sp., survey tanaman terserang bulai, inokulasi Peronosclerospora sp., pencucian benih, perkecambahan, aplikasi Trichoderma sp., penanaman, pemeliharaan, serta pengamatan. Parameter pengamatan meliputi masa inkubasi, intensitas, insidensi, AUDPC (Area Under The Disease Progress Curve), laju infeksi, kadar klorofil, kerapatan stomata, bukaan stomata, tinggi tanaman, jumlah daun, bobot basah, dan bobot kering tajuk.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pencucian benih dan cara aplikasi Trichoderma sp. tidak berpengaruh nyata pada parameter penyakit bulai. Masa inkubasi bulai terjadi pada minggu ke-dua yaitu 14,65 – 15,55 HST. Nilai insidensi penyakit mengalami peningkatan dari 14 HST serta mencapai 100% pada 42 HST, intensitas penyakit dengan nilai berkisar 37,50% - 119,38% pada 42 HST, dan nilai AUDPC berkisar 101,25 – 120,31 dalam kategori agak tahan bulai. Laju infeksi tertinggi pada 14 HST dan mengalami penurunan hingga 42 HST. Perlakuan pencucian benih dan cara aplikasi Trichoderma sp. tidak berpengaruh nyata pada parameter pertumbuhan tanaman seperti kadar klorofil total, klorofil a dan b, kerapatan stomata, bukaan stomata, tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar tajuk, dan bobot kering tajuk. Faktor abiotik seperti suhu dan kelembaban dapat mempengaruhi pertumbuhan serta perkembangan patogen bulai serta agen hayati Trichoderma sp.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa perlakuan tanpa pencucian benih dari fungisida dan cara aplikasi Trichoderma sp. melalui penyemprotan daun efektif dalam mengendalikan penyakit bulai dan meningkatkan pertumbuhan tanaman jagung varietas Paramita F1 yang ditunjukkan dengan nilai laju infeksi yang menurun setiap minggunya.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Animal and Agricultural Sciences |
| Divisions: | Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Agroecotechnology |
| Depositing User: | Aulia Habib |
| Date Deposited: | 14 Oct 2025 02:49 |
| Last Modified: | 14 Oct 2025 02:49 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/40006 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
