Search for collections on Undip Repository

Potensi Enzim Keratinase dari Bakteri Simbion Spons Air Tawar Eunapius carteri dalam Proses Unhairing Penyamakan Kulit

Syafitri, Helda (2025) Potensi Enzim Keratinase dari Bakteri Simbion Spons Air Tawar Eunapius carteri dalam Proses Unhairing Penyamakan Kulit. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of Helda Syafitri.zip] Archive
Helda Syafitri.zip
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (88kB)
[thumbnail of 4. ABSTRAK.pdf] Text
4. ABSTRAK.pdf

Download (87kB)
[thumbnail of 5. ABSTRACT.pdf] Text
5. ABSTRACT.pdf

Download (90kB)
[thumbnail of 6. DAFTAR ISI.pdf] Text
6. DAFTAR ISI.pdf

Download (90kB)
[thumbnail of 10. BAB I PENDAHULUAN.pdf] Text
10. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (149kB)

Abstract

Industri penyamakan kulit di Indonesia terus berkembang seiring
meningkatnya permintaan kulit sapi, kambing, dan domba, namun masih
bergantung pada penggunaan bahan kimia berbahaya seperti natrium sulfida yang
menimbulkan pencemaran lingkungan. Alternatif ramah lingkungan dapat
dikembangkan melalui pemanfaatan enzim keratinase sebagai biokatalis pada
proses unhairing. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi potensi bakteri simbion
spons air tawar Eunapius carteri dari Sungai Porong, Sidoarjo, Jawa Timur sebagai
penghasil keratinase, menentukan kondisi pH dan suhu optimal, serta menguji
efektivitas enzim dalam pelepasan rambut kulit hewan. Sebanyak 30 isolat
diperoleh dan diseleksi, dengan isolat EC-32 terpilih karena memiliki indeks
proteolitik tertinggi. Uji aktivitas enzim dilakukan pada variasi pH 5, 7, 9, 11 dan
suhu 20°C, 30°C, 40°C. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas tertinggi pada pH
9 dan suhu 40°C sebesar 6.2374 ± 0.1188 U/mL dengan konsentrasi protein 3.85 ±
0.014 mg/mL dan aktivitas spesifik 1.62 U/mg. Aplikasi enzim dalam proses
unhairing menunjukkan efektivitas berbeda pada tiap jenis kulit, dengan hasil
optimum pada kondisi pH 9 dan suhu 40°C dalam 24 jam, yaitu rambut kambing
terlepas sempurna (100%), rambut domba hampir menyeluruh (94,82%), dan
rambut sapi hanya sebagian (66,82%). Perbedaan efektivitas dipengaruhi oleh
ketebalan kulit, kerapatan kolagen, serta karakteristik folikel rambut. Penelitian ini
menyimpulkan bahwa isolat EC-32 memiliki potensi sebagai sumber enzim
keratinase yang efektif dan ramah lingkungan untuk menggantikan bahan kimia
dalam proses unhairing pada industri penyamakan kulit.
Kata Kunci: keratinase, unhairing, Eunapius carteri, spons air tawar, kulit

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 14 Oct 2025 10:12
Last Modified: 14 Oct 2025 10:12
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/39998

Actions (login required)

View Item View Item