MUHYIDIN, Farhan Subron (2025) ANALISIS DETERMINAN PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA INDUSTRI BESAR DAN SEDANG DI PROVINSI BANTEN TAHUN 2012-2021. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
|
Text (Cover)
1. S - Cover - 12020120120008.pdf - Published Version Download (311kB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4. S - Abstrak (Inggris) - 12020120120008.pdf - Published Version Download (274kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
4. S - Abstrak (Inggris) - 12020120120008.pdf - Published Version Download (274kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi - 12020120120008.pdf - Published Version Download (346kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12. S - Daftar Pustaka - 12020120120008.pdf - Published Version Download (405kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmarks - 12020120120008 .pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Permasalahan penyerapan tenaga kerja sering kali mencerminkan kondisi
ekonomi suatu daerah dan tantangan yang dihadapinya. Perekonomian sektor
industri Provinsi Banten mengalami tren peningkatan selama periode penelitian.
Akan tetapi, peningkatan tersebut tidak di ikuti dengan peningkatan penyerapan
tenaga kerja yang mengakibatkan selama periode penelitian di Provinsi Banten.
Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Upah Minimum Kabupaten/Kota
(UMK), PDRB sektor industri, jumlah perusahaan, dan inflasi terhadap penyerapan
tenaga kerja di industri sedang dan besar di Provinsi Banten pada periode 2012–
2021.
Penelitian ini menggunakan metode regresi data panel dengan pendekatan
Common Effects Model (CEM) yang diolah menggunakan Eviews. Data yang
digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik
(BPS) Provinsi Banten serta publikasi resmi terkait industri dan ketenagakerjaan.
analisis statistik deskriptif digunakan untuk menggambarkan karakteristik data
yang diteliti, diikuti dengan uji asumsi klasik guna memastikan bahwa model yang
digunakan memenuhi kriteria Best Linear Unbiased Estimator (BLUE).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMK memiliki pengaruh negatif dan
signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja, yang berarti kenaikan UMK dapat
mengurangi jumlah tenaga kerja yang terserap di sektor industri. Sebaliknya, PDRB
sektor industri dan jumlah industri besar serta sedang memiliki pengaruh positif dan
signifikan, yang menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi industri serta
peningkatan jumlah industri mendorong peningkatan kesempatan kerja. Sementara
itu, inflasi juga ditemukan berpengaruh positif terhadap penyerapan tenaga kerja,
yang dapat diartikan bahwa kenaikan inflasi mendorong aktivitas produksi yang
lebih besar sehingga meningkatkan kebutuhan tenaga kerja. Berdasarkan hasil ini,
diperlukan kebijakan yang seimbang antara kesejahteraan pekerja dan
keberlanjutan industri untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja di Provinsi
Banten.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penyerapan Tenaga Kerja, Upah Minimum, PDRB Sektor Industri, Jumlah perusahaan, Inflasi. |
| Subjects: | Economics and Business > Economic Sciences Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Economics and Development Studies |
| Depositing User: | gunawan kusmantyo |
| Date Deposited: | 13 Oct 2025 05:20 |
| Last Modified: | 13 Oct 2025 05:20 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/39951 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
