Search for collections on Undip Repository

Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kultur Jamur Endofit Tanaman Akar Kuning (Arcangelisia flava L. Merr) Terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus

Az Zahra, Aira Fathimah (2025) Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kultur Jamur Endofit Tanaman Akar Kuning (Arcangelisia flava L. Merr) Terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of Aira Fathimah.zip] Archive
Aira Fathimah.zip
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy
[thumbnail of 1. Halaman Judul.pdf] Text
1. Halaman Judul.pdf

Download (170kB)
[thumbnail of 4. Abstrak.pdf] Text
4. Abstrak.pdf

Download (217kB)
[thumbnail of 5. Abstract.pdf] Text
5. Abstract.pdf

Download (217kB)
[thumbnail of 6. Daftar Isi.pdf] Text
6. Daftar Isi.pdf

Download (194kB)
[thumbnail of 10. Pendahuluan.pdf] Text
10. Pendahuluan.pdf

Download (230kB)

Abstract

Resistensi bakteri terhadap antibiotik telah menjadi masalah kesehatan
global yang mendesak, mendorong pencarian sumber antibakteri baru dari
organisme alami. Penelitian ini bertujuan mengetahui potensi aktivitas antibakteri
dari ekstrak kultur jamur endofit tanaman akar kuning (Arcangelisia flava L. Merr).
Isolat jamur endofit dari akar, batang, dan daun dikultivasi dalam media GYP
selama 21 hari, kemudian diekstraksi dengan metode cair-cair menggunakan etil
asetat. Analisis dilakukan secara kualitatif dan deskriptif, meliputi kromatografi
lapis tipis (KLT) bioautografi dan kuantitatif dengan mikrodilusi untuk penentuan
Konsentrasi Hambat Minimum (KHM). Hasil menunjukkan bahwa dari sepuluh
isolat yang diuji, isolat 10TBt-1 (Phomopsis sp.) memiliki aktivitas antibakteri
terkuat terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus dengan nilai KHM 8
μg/mL (kategori kuat), mampu menghambat bakteri gram positif dan gram negatif
sehingga tergolong spektrum luas. Isolat 10TDn-3 (Aspergillus sect. Terrei)
menunjukkan aktivitas sedang (KHM 256 μg/mL), sementara isolat lainnya lemah
(KHM >256 μg/mL). Perbedaan kekuatan antibakteri dipengaruhi oleh variasi
genetik antar isolat, perbedaan jenis dan jumlah metabolit sekunder yang
dihasilkan, serta distribusi senyawa dalam media dan biomassa. Analisis KLT
bioautografi mengkonfirmasi zona hambat pada senyawa tertentu. Penelitian ini
membuktikan potensi jamur endofit A. flava, khususnya Phomopsis sp., sebagai
sumber antibakteri baru untuk menghadapi resistensi bakteri

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 10 Oct 2025 01:34
Last Modified: 21 Oct 2025 07:11
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/39891

Actions (login required)

View Item View Item