Search for collections on Undip Repository

Gerakan Anti-feminisme di Indonesia (Studi Kasus: Pro dan Kontra Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual)

Divina, Lupyta Agra and Alfirdaus, Laila Kholid and Fitriyah, Fitriyah (2021) Gerakan Anti-feminisme di Indonesia (Studi Kasus: Pro dan Kontra Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual). Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (739kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf - Submitted Version

Download (748kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf - Submitted Version

Download (764kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (844kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf - Submitted Version

Download (413kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf - Submitted Version

Download (189kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version

Download (261kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Gerakan perempuan di Indonesia kerap kali dihadapkan pada hambatan yang justru
berasal dari kelompok perempuan sendiri. Pemahaman agama yang masih
konservatif seringkali menjadi penjelas utama hal ini. Menariknya, era reformasi,
di samping memberikan kesempatan bagi transformasi sosial, di sisi lain membuka
kesempatan muncul dan berkembangnya kelompok-kelompok konservatif,
termasuk kelompok perempuan, bahkan yang berdampak kontraproduktif bagi
transformasi sosial. Dalam kasus RUU Penghapusan Kekerasan Seksual, hal ini
dapat kita lihat dengan sangat jelas. Tulisan ini memotret persoalan hambatan
gerakan perempuan dengan mengelaborasi pro dan kontra RUU Penghapusan
Kekerasan Seksual. Tulisan ini memetakan argumentasi masing-masing pihak,
untuk mendapatkan penjelasan stagnasi gerakan, yang justru berasal dari
perempuan. Data diperoleh dari wawancara dengan berbagai pihak, baik yang pro
maupun kontra, khususnya dari kelompok yang selama ini aktif terlibat dalam
advokasi RUU. Tulisan ini dimaksudkan untuk memperkaya diskusi kajian gender
yang selalu dirangkai dengan penjelasan patriarki, dengan titik berat pada privilege
laki-laki, untuk menjelaskan hambatan-hambatan promosi kesetaraan di dalamnya.
Kata Kunci: Gender, Gerakan sosial, Kekerasan Seksual, Rancangan UndangUndang Penghapusan Kekerasan Seksual.
31 pem 2021

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Social Science and Political Science
Divisions: Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science
Depositing User: diana nirwani
Date Deposited: 09 Oct 2025 08:31
Last Modified: 09 Oct 2025 08:31
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/39868

Actions (login required)

View Item View Item