Search for collections on Undip Repository

Pengembangan Metode Non-Kromatografi untuk Pemurnian Mitraginin dari Daun Kratom (Mitragyna speciosa) melalui Pengaturan pH dan Ekstraksi CairCair

Taqiya, Saniya Almasa (2025) Pengembangan Metode Non-Kromatografi untuk Pemurnian Mitraginin dari Daun Kratom (Mitragyna speciosa) melalui Pengaturan pH dan Ekstraksi CairCair. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of 01. Cover.pdf] Text
01. Cover.pdf

Download (51kB)
[thumbnail of 05. Daftar Isi.pdf] Text
05. Daftar Isi.pdf

Download (83kB)
[thumbnail of 10. Abstrak.pdf] Text
10. Abstrak.pdf

Download (79kB)
[thumbnail of 10. Ringkasan.pdf] Text
10. Ringkasan.pdf

Download (127kB)
[thumbnail of 11. Abstract.pdf] Text
11. Abstract.pdf

Download (64kB)
[thumbnail of 11. Summary.pdf] Text
11. Summary.pdf

Download (135kB)
[thumbnail of 12. BAB I PENDAHULUAN.pdf] Text
12. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (73kB)
[thumbnail of Saniya Almasa Taqiya.zip] Archive
Saniya Almasa Taqiya.zip
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Pengembangan metode non-kromatografi untuk pemurnian parsial
mitraginin dari daun Mitragyna speciosa bertujuan mengatasi tantangan isolasi
senyawa bioaktif yang tidak efisien dan tidak stabil. Penelitian pendahuluan pada
fraksi non-alkaloid gagal karena ketidakstabilan dan rendemen rendah (<0,5%).
Studi ini mengevaluasi ekstraksi cair-cair berbasis manipulasi pH atau Acid Base
Liquid Liquid Extraction (ABLLE) sebagai pendekatan yang lebih sederhana dan
ekonomis. Metode ini membandingkan pengaruh pelarut maserasi (metanol vs.
etanol) dan pelarut ekstraksi (diklorometana vs. etil asetat) terhadap kadar dan
rendemen mitraginin. Maserasi 3×24 jam diikuti ekstraksi asam-basa dua tahap
menghasilkan fraksi alkaloid. Ekstrak metanol awal menunjukkan rendemen lebih
tinggi (24,4%) dibandingkan etanol (13,9%), konsisten dengan polaritas metanol.
Identifikasi alkaloid dilakukan dengan KLT dan reagen Dragendorff, menunjukkan
noda Rf 0,49 mendekati mitraginin literatur. Analisis UV-Vis menunjukkan
spektrum fraksi alkaloid serupa mitraginin literatur, dengan FADE menunjukkan
absorbansi tertinggi. Hasil kuantitatif HPLC-UV menunjukkan kombinasi maserasi
etanol dan partisi diklorometana (FADE) menghasilkan kadar mitraginin tertinggi
(39,03%), diikuti oleh FAEE (27,47%) dan FAEM (19,03%). Meskipun FADE
memiliki rendemen lebih rendah (0,4855%) dibandingkan FAEE (0,7022%),
diklorometana lebih efektif menarik mitraginin karena sifat semi-polar hingga nonpolarnya. Pengkondisian ekstraksi asam basa terbukti dapat memperoleh fraksi
mitraginin berkadar tinggi.
Kata kunci: mitraginin, ekstraksi cair-cair asam basa (ABLLE), Mitragyna speciosa

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 09 Oct 2025 07:14
Last Modified: 09 Oct 2025 07:14
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/39832

Actions (login required)

View Item View Item