WIJAYA, RAHMAN and Utama, Cahya Setya and Sulistiyanto, Bambang (2025) Pengaruh Perlakuan Jagung, Wheat Pollard dan Maggot dengan Rasio dan Lama Pengukusan yang Berbeda terhadap Utilitas Nutrien. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro.
|
Text
Rahman Wijaya BAB I-III.pdf Download (477kB) |
|
|
Text
Rahman Wijaya_Pasca Sidang_Revis,..pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Pakan, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro pada bulan Juni - Oktober 2023.
Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh perbedaan rasio jagung, wheat pollard dan maggot dengan lama pengukusan terhadap utilitas apparent metabolizable energy (AME), true metabolizable energy (TME) dan retensi nitrogen.
Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak kelompok (RAK) pola faktorial 2 x 3 dengan 3 kelompok ulangan. Perlakuan rasio bahan pakan sebagai faktor pertama (L), dan perlakuan lama pengukusan sebagai faktor kedua (T). Perlakuan terdiri dari L0T0 : 25% jagung + 25% wheat pollard + 50% maggot (tanpa pengukusan), L0T1 : 25% jagung + 25% wheat pollard + 50% maggot (121°C, 15 menit), L0T2 : 25% jagung + 25% wheat pollard + 50% maggot (121°C, 20 menit), L1T0 : 37,5% jagung + 37,5% wheat pollard + 25% maggot (tanpa pengukusan), L1T1 : 37,5% jagung + 37,5% wheat pollard + 25% maggot (121°C, 15 menit), L1T2 : 7,5% jagung + 37,5% wheat pollard + 25% maggot (121°C, 20 menit). Pada masing-masing perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak 3 kali. Parameter yang diamati adalah energi metabolis semu (AME), energi metabolis murni (TME) dan retensi nitrogen. Jika terdapat pengaruh nyata dilanjutkan uji Duncan.
Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat interaksi nyata antara rasio bahan pakan dan lama pengukusan terhadap nilai apparent metabolizable energy dan true metabolizable energy (P<0,05). Perlakuan L1T1 memiliki nilai tertinggi pada utilitas apparent metabolizable energy (2715,89 kkal) dan true metabolizable energy (2983,34 kkal), sedangkan pada perlakuan L0T0 memiliki nilai terendah pada apparent metabolizable energy (2352,72 kkal/kg) dan true metabolizable energy (2620,16 kkal). Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi nyata antara rasio bahan pakan dan lama pengukusan terhadap utilitas retensi nitrogen (P>0,05), secara terpisah rasio bahan pakan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terdapat retensi nitrogen, sedangkan lama pengukusan berpengaruh nyata terhadap retensi nitrogen (P<0,05). Pada perlakuan lama pengukusan 15 menit didapatkan nilai tertinggi pada T1 (71,12%) dan terendah pada T0 (64,97%).
Simpulan penelitian adalah perlakuan rasio 37,5% jagung, 37,5% wheat pollard, dan 25% maggot yang dikukus selama 15 menit dapat memperbaiki utilitas nutrien dilihat dari energi metabolis semu (AME), energi metabolis murni (TME) dan lama pengukusan 15 menit dapat memperbaiki nilai retensi nitrogen.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Animal and Agricultural Sciences |
| Divisions: | Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture |
| Depositing User: | Aulia Habib |
| Date Deposited: | 09 Oct 2025 03:48 |
| Last Modified: | 09 Oct 2025 03:48 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/39817 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
