PRABASA, JAYA ARDRA APTA and murwani, retno and Mulyono, Mulyono (2025) Pengaruh Pemberian Temu Hitam (Curcuma aeruginosa Roxb) dan Daun Binahong (Anredera cordifolia) dalam Ransum terhadap Profil Darah Merah Burung Puyuh. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro.
|
Text
SKRIPSI JAYA ARDRA APTA PRABASA_BAB 1 - 3.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
SKRIPSI JAYA ARDRA APTA PRABASA.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian temu hitam (Curcuma aeruginosa Roxb) dan daun binahong (Anredera cordifolia) terhadap profil darah merah burung puyuh yang meliputi eritrosit, hemoglobin, hematokrit, dan indeks darah merah yang meliputi Mean Corpuscular Volume (MCV), Mean Corpuscular Hemoglobin (MCH), dan Mean Corpuscular Hemoglobin Concentration (MCHC).
Materi yang digunakan yaitu burung puyuh fase layer umur 8 minggu berjumlah 280 ekor dengan bobot badan 204,4±12,70 g, ransum komersial, tepung daun binahong, dan tepung temu hitam. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) 4 perlakuan dengan 7 ulangan setiap ulangan 10 ekor. Perlakuan yang diberikan yaitu: T0 (ransum komersial (kontrol)), T1 (ransum komersial + temu hitam 0,5% selama 3 hari dan 3 hari tanpa aditif secara berkala selama 30 hari), T2 (ransum komersial + daun binahong 0,5% selama 3 hari dan 3 hari tanpa aditif secara berkala selama 30 hari) dan T3 (ransum komersial + temu hitam 0,5% (3 hari), diikuti ransum komersial + daun binahong 0,5% (3 hari), bergantian selama 30 hari). Analisis data menggunakan anova dengan taraf 5% dan jika signifikan
taraf 5% dilanjutkan dengan uji Duncan.
Hasil penelitian menunjukkan jumlah eritrosit burung puyuh umur 12 minggu berkisar antara 2,08 – 2,31 juta/mm3, kadar hemoglobin berkisar antara 8,68 – 9,55 g/dl, nilai hematokrit berkisar antara 38,00 – 45,68%, nilai Mean Corpuscular Volume (MCV) berkisar antara 181,91 – 197,41 fl, nilai Mean Corpuscular Hemoglobin (MCH) berkisar antara 40,73 – 42,08 pg, dan nilai MCHC berkisar antara 20,23 – 22,67 g/dl. Analisis statistik menunjukkan bahwa pemberian temu hitam 3 hari dan 3 hari daun binahong secara berkala selama 30 hari (T3) berpengaruh signifikan (P<0,05) meningkatkan nilai hematokrit, MCV dan menurunkan MCHC burung puyuh. Pemberian temu hitam dan daun binahong tidak berpengaruh signifikan (P>0,05) terhadap jumlah eritrosit, kadar hemoglobin dan nilai MCH burung puyuh.
Simpulan dari penelitian ini yaitu pemberian temu hitam dan daun binahong sebanyak 0,5% meningkatkan nilai hematokrit dan nilai MCV serta menurunkan nilai MCHC burung puyuh umur 12 minggu.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Animal and Agricultural Sciences |
| Divisions: | Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture |
| Depositing User: | Aulia Habib |
| Date Deposited: | 09 Oct 2025 03:21 |
| Last Modified: | 09 Oct 2025 03:21 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/39808 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
