WIRATMOKO, RADITYA GIGIH and Rosyida, Rosyida and ANWAR, SYAIFUL (2025) Pengaruh Konsentrasi Indole-3-Butyric Acid (IBA) dan Asal Bahan Tanam terhadap keberhasilan dan pertumbuhan stek batang Tanaman Anggur (Vitis vinifera L.). Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro.
|
Text
Skripsi BAB 1-3_Raditya Gigih Wiratmoko.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Draft Skripsi_Raditya Gigih Wiratmoko .pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Penelitian bertujuan untuk mengetahui keberhasilan dan pertumbuhan stek batang tanaman anggur dengan penggunaan asal bahan tanam dan konsentrasi IBA yang berbeda. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan November 2024 – Februari 2025 di Screenhouse (Jl. Ngesrep Barat VI no. 60) dan Laboratorium Fisiologi dan Pemuliaan Tanaman, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro.
Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah percobaan split plot dengan 3 taraf petak utama dan 5 taraf anak petak dengan dasar Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 kali ulangan. Petak utama adalah asal bahan tanam (B) yaitu batang ujung (B1), batang tengah (B2), dan batang pangkal (B3), sedangkan anak petak adalah konsentrasi IBA (K) terdiri dari 0 ppm (K1), 50 ppm (K2), 100 ppm (K3), dan 200 ppm (K4), sehingga terdapat 45 unit percobaan. Parameter yang diamati adalah waktu muncul tunas, jumlah tunas, panjang tunas, jumlah daun, bobot segar tanaman, jumlah akar, panjang akar, volume akar, dan keberhasilan stek. Data hasil pengamatan dianalisa menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf 5%, bila terdapat pengaruh nyata maka dilanjut menggunakan uji Beda Nyata Terkecil (BNT) dengan taraf 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa asal bahan tanam berpengaruh nyata pada waktu muncul tunas, jumlah tunas, panjang tunas, jumlah daun, bobot segar tanaman, jumlah akar, volume akar, dan panjang akar. Pemberian konsentrasi IBA berpengaruh nyata pada seluruh parameter. Terdapat interaksi antara asal bahan tanam dengan pemberian konsentrasi IBA pada parameter waktu muncul tunas, panjang tunas, jumlah daun, bobot segar tanaman, jumlah akar, volume akar, panjang akar dan keberhasilan stek. Perlakuan batang ujung (B1) dengan konsentrasi IBA 150 ppm merupakan hasil yang optimum, sedangkan perlakuan batang tengah (B2) dan batang pangkal (B3) dengan konsentrasi IBA 100 ppm mampu menghasilkan keberhasilan dan pertumbuhan stek terbaik. Asal bahan tanam batang pangkal mampu memberikan hasil lebih baik dibanding asal bahan tanam batang tengah, namun tidak berbeda nyata dengan asal bahan tanam batang ujung pada parameter waktu muncul tunas, panjang tunas, jumlah daun, bobot segar tanaman, jumlah akar, volume akar, panjang akar, dan keberhasilan stek.
Simpulan dari penelitian ini adalah asal bahan tanam batang ujung (B1) dengan konsentrasi IBA 150 ppm merupakan hasil yang optimum, sedangkan perlakuan batang tengah (B2) dan batang pangkal (B3) dengan konsentrasi IBA 100 ppm mampu menghasilkan keberhasilan dan pertumbuhan stek terbaik. Respon pertumbuhan asal bahan tanam batang pangkal mampu memberikan hasil lebih baik dibanding asal bahan tanam batang tengah, namun tidak berbeda nyata dengan asal bahan tanam batang ujung pada semua parameter kecuali jumlah tunas.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Animal and Agricultural Sciences |
| Divisions: | Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Agroecotechnology |
| Depositing User: | Aulia Habib |
| Date Deposited: | 09 Oct 2025 02:49 |
| Last Modified: | 09 Oct 2025 02:49 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/39801 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
