Search for collections on Undip Repository

Perbandingan Nilai Akurasi Kombinasi Fitur Ekstraksi GLCM, GLSZM, Dan GLRLM Dengan Algoritma Klasifikasi RF, DT, Dan SVM Untuk Deteksi Tumor Paru-Paru

WIJANARKO, Dimas (2025) Perbandingan Nilai Akurasi Kombinasi Fitur Ekstraksi GLCM, GLSZM, Dan GLRLM Dengan Algoritma Klasifikasi RF, DT, Dan SVM Untuk Deteksi Tumor Paru-Paru. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Sains dan Matematika.

[thumbnail of 1. Cover.pdf] Text
1. Cover.pdf

Download (158kB)
[thumbnail of 5. Halaman Pengesahan.pdf] Text
5. Halaman Pengesahan.pdf

Download (352kB)
[thumbnail of 7. Kata pengantar.pdf] Text
7. Kata pengantar.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (200kB) | Request a copy
[thumbnail of 8. Daftar Isi (2).pdf] Text
8. Daftar Isi (2).pdf

Download (292kB)
[thumbnail of 13. Abstrak.pdf] Text
13. Abstrak.pdf

Download (229kB)
[thumbnail of 14. Abstract.pdf] Text
14. Abstract.pdf

Download (172kB)
[thumbnail of 14. Abstract.pdf] Text
14. Abstract.pdf

Download (172kB)

Abstract

ABSTRAK
Kanker paru-paru adalah satu dari banyaknya jenis kanker paling mematikan di
dunia, dan deteksi dini sangat diperlukan untuk meningkatkan peluang
kelangsungan hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan
kombinasi fitur tekstur Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM), Gray Level Size
Zone Matrix (GLSZM), dan Gray Level Run Length Matrix (GLRLM) dengan
algoritma klasifikasi Random Forest, Decision Tree, dan Support Vector Machine
(SVM) dalam mendeteksi tumor paru-paru menggunakan citra CT-Scan. Citra CT
Scan diproses menggunakan ketiga metode ekstraksi tersebut untuk memperoleh
informasi tekstur dari jaringan paru-paru. Hasil ekstraksi kemudian diklasifikasikan
menggunakan tiga algoritma machine learning yakni Random Forest, Decision
Tree, dan SVM. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kombinasi fitur GLSZM dan
GLRLM dengan algoritma Random Forest memberikan akurasi tertinggi sebesar
98%, disusul GLCM dengan Decision Tree sebesar 97%. Sebaliknya, algoritma
SVM secara konsisten menunjukkan akurasi terendah di semua jenis fitur ekstraksi,
berkisar antara 86,36% hingga 86,81%. Temuan ini menunjukkan bahwa algoritma
klasifikasi, khususnya Random Forest, memiliki pengaruh lebih besar dan paling
konsistem terhadap akurasi dibandingkan jenis fitur ekstraksi yang digunakan.
Kata kunci: kanker paru-paru, CT-Scan, fitur tekstur, machine learning, GLCM,
GLSZM, GLRLM, Decision Tree, Random Forest, Support Vector Mechine

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Physics
Depositing User: Yemima Laras Sekarsari
Date Deposited: 08 Oct 2025 11:34
Last Modified: 08 Oct 2025 11:34
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/39777

Actions (login required)

View Item View Item