Search for collections on Undip Repository

Analisis Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Merapi Tahun 2010 Menggunakan Pemodelan Gaussian Plume Tiga Dimensi dan HYSPLIT (Hybrid Single-Particle Lagrangian Integrated Trajectory)

ARIFIN, Ahmad Nur (2025) Analisis Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Merapi Tahun 2010 Menggunakan Pemodelan Gaussian Plume Tiga Dimensi dan HYSPLIT (Hybrid Single-Particle Lagrangian Integrated Trajectory). Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Sains dan Matematika.

[thumbnail of 1. Halaman Judul.pdf] Text
1. Halaman Judul.pdf

Download (217kB)
[thumbnail of 4. Halaman Pengesahan Skripsi.pdf] Text
4. Halaman Pengesahan Skripsi.pdf

Download (427kB)
[thumbnail of 6. Kata Pengantar.pdf] Text
6. Kata Pengantar.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (239kB) | Request a copy
[thumbnail of 7. Daftar Isi.pdf] Text
7. Daftar Isi.pdf

Download (225kB)
[thumbnail of 12. Abstrak.pdf] Text
12. Abstrak.pdf

Download (247kB)
[thumbnail of 13. BAB I.pdf] Text
13. BAB I.pdf

Download (258kB)

Abstract

ABSTRAK
Erupsi besar Gunung Merapi pada tahun 2010 telah menyebarkan abu
vulkanik yang berdampak luas, sehingga pemahaman mengenai pola sebarannya
menjadi sangat penting untuk upaya mitigasi bencana. Penelitian ini mencoba
memodelkan kembali sebaran abu tersebut dengan dua pendekatan berbeda, yaitu
model Gaussian Plume 3D dan HYSPLIT. Tujuannya adalah untuk melihat
bagaimana parameter letusan dan kondisi cuaca saat itu memengaruhi arah dan
jangkauan abu, serta membandingkan hasil model secara kualitatif dengan citra
satelit MODIS Terra. Untuk itu, penelitian ini mengolah data vulkanologi seperti
tinggi kolom dan volume letusan, serta data cuaca dari reanalysis ERA5 pada tiga
momen penting erupsi: 26 Oktober, 30 Oktober, dan 5 November 2010. Hasilnya,
model Gaussian Plume 3D cenderung menghasilkan pola sebaran abu yang ideal,
menyebar merata ke segala arah dari puncak dengan konsentrasi tertinggi 1,494E
03 kg/m³ (26 Oktober), 4,395E-05 kg/m³ (30 Oktober), dan 0,0336 kg/m³ (5
November). Di sisi lain, model HYSPLIT menunjukkan hasil yang lebih realistis,
dengan pola sebaran abu yang tampak menyebar memanjang mengikuti arah angin,
dengan beban massa terbanyak mencapai 8,2 mg/m² (26 Oktober), 0,1 mg/m² (30
Oktober), dan 110 mg/m² (5 November). Terbukti bahwa kekuatan letusan
(terutama tinggi kolom dan laju emisi) yang dipengaruhi dengan kondisi cuaca
(kecepatan angin) menjadi penentu utama arah dan jangkauan abu. Meskipun kedua
model berhasil menunjukkan lokasi letusan dengan tepat, upaya validasi lebih jauh
terhalang oleh tebalnya awan pada citra satelit yang menutupi penampakan sebaran
abu.
Kata Kunci: Abu Vulkanik, Erupsi Merapi 2010, Gaussian Plume,
HYSPLIT, Pemodelan Dispersi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Physics
Depositing User: Yemima Laras Sekarsari
Date Deposited: 08 Oct 2025 10:52
Last Modified: 08 Oct 2025 10:52
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/39768

Actions (login required)

View Item View Item