ISWARANAGARI, SHANIA and Fitriyah, Fitriyah (2021) STRATEGI MARKETING POLITIK ANIES-SANDI DALAM MEMENANGKAN PILKADA DKI JAKARTA TAHUN 2017: BENARKAH MENGGUNAKAN POPULISME DAN POLITIK IDENTITAS? Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK.
|
Text
COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (538kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf - Submitted Version Download (483kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf - Submitted Version Download (502kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Submitted Version Download (126kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (247kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Pemilihan Gubernur DKI Jakarta memiliki keistimewan tersendiri dimana
pemilihan gubernur DKI Jakarta kerap kali di-identikan dengan pemilihan presiden.
Oleh karena itu, Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 menarik perhatian masyarakat
Indonesia terlebih ditambah dengan hadirnya isu SARA. Kemenangan Anies-Sandi di
Pilkada DKI Jakarta menimbulkan perdebatan, apakah isu SARA menjadi bagian dari
strategi yang dimainkan oleh Anies-Sandi? Penelitian ini bertujuan untuk meneliti
strategi marketing politik Anies-Sandi, apakah populisme dan politik identitas
termasuk dalam strategi, dan respon masyarakat pemilih DKI Jakarta.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dijelaskan secara
deskriptif analitis, proses pengumpulan data dengan cara melakukan wawancara
mendalam ke informan-informan terkait dan menggunakan data dari lembaga survei.
Proses analisis data menggunakan teori marketing politik, populisme dan politik
identitas.
Hasil penelitian menunjukkan kemanangan Anies-Sandi di Pilkada DKI Jakarta
tidak terlepas dari adanya keuntungan momentum kasus Al-Maidah dari pihak Ahok,
tetapi kita tidak boleh menutup mata bahwa adanya strategi marketing yang baik,
optimal, dan sesuai porsi yang dilakukan oleh pihak Anies-Sandi juga memberikan
andil dalam kemenangan Anies-Sandi di Pilkada DKI Jakarta 2017. Strategi marketing
politik dengan menghadirkan produk pemimpin yang memiliki citra baik dan positif
menjadikan produk yang ditawarkan diterima masyarakat DKI Jakarta. Promosi digital
dan non digital yang tekun dan terstuktur dengan baik juga mampu mendorong
popularitas Anies-Sandi dimata pemilih. Proses place, pemetaan masyarakat dan
segmentasi yang matang dengan menargetkan kelompok-kelompok sosiologis dan
psikologis merupakan langkah yang baik dalam memprediksi suara yang akan
didapatkan. Hasil proses marketing yaitu price atau harga psikologis menunjukkan
citra baik yang diterima oleh Anies-Sandi terbukti dengan kemenangan paslon AniesSandi di Pilkada DKI Jakarta tahun 2017.
Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa politik identitas nyatanya
memang mewarnai Pilkada DKI Jakarta 2017. Namun, tuduhan bahwasannya AniesSandi yang membentuk politik identitas DKI Jakarta tidak terbukti. Sedangkan strategi
populis dengan cara mendekatkan diri ke masyarakat muslim, ulama-ulama, serta
penggunaan narasi agama dan politik nyatanya memang menjadi bagian strategi yang
dilakukan oleh Anies-Sandi. Sentimen dan emosi psikologis terhadap kasus penistaan
agama Ahok tentunya mempengaruhi pilihan mereka. Hal ini memberikan pemahaman
realitas bahwa perilaku pemilih DKI Jakarta mayoritas pemilih sosiologis.
Kata kunci: Marketing Politik, Populisme Politik Identitas, Pemilihan Gubernur,
Strategi Kemenangan.
08 pem 2021
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 08 Oct 2025 02:06 |
| Last Modified: | 14 Oct 2025 02:35 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/39647 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
