Search for collections on Undip Repository

Optimasi Aktivitas Antifungi Cu2+-Zeolit Y dan Zn2+-Zeolit Y Terhadap Aspergillus niger Menggunakan Response Surface Method (RSM)

Rini, Kamila Nurwijayanti Kustya (2025) Optimasi Aktivitas Antifungi Cu2+-Zeolit Y dan Zn2+-Zeolit Y Terhadap Aspergillus niger Menggunakan Response Surface Method (RSM). Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (60kB)
[thumbnail of 5. DAFTAR ISI.pdf] Text
5. DAFTAR ISI.pdf

Download (46kB)
[thumbnail of 9. ABSTRAK.pdf] Text
9. ABSTRAK.pdf

Download (98kB)
[thumbnail of 11. BAB I PENDAHULUAN.pdf] Text
11. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (40kB)
[thumbnail of Kamila Nurwijayanti Kustya Rini.zip] Archive
Kamila Nurwijayanti Kustya Rini.zip
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Aspergillus niger merupakan jamur patogen yang dapat menyebabkan
gangguan kesehatan dan kerusakan bahan pangan melalui produksi mikotoksin.
Upaya pengendalian jamur ini penting dilakukan, salah satunya dengan
pemanfaatan material berbasis ion logam yang bersifat toksik selektif terhadap
mikroorganisme. Zeolit Y, dengan struktur mikropori dan kemampuan tukar ion
yang tinggi, berpotensi menjadi agen antifungi setelah dimodifikasi menggunakan
ion logam Cu²⁺ dan Zn²⁺. Namun, efektivitas aktivitas antifungi dipengaruhi oleh
faktor konsentrasi dan waktu inkubasi, sehingga diperlukan optimasi menggunakan
pendekatan statistik. Penelitian ini melibatkan sintesis zeolit Y melalui metode
hidrotermal pada suhu 100 °C selama 9 jam, dilanjutkan dengan modifikasi
menggunakan ion Cu²⁺ dan Zn²⁺ melalui pertukaran ion. Karakterisasi dilakukan
menggunakan XRD dan SEM-EDX untuk memastikan struktur dan keberhasilan
modifikasi. Uji aktivitas antifungi terhadap A. niger dilakukan dengan metode
difusi sumuran, dengan variasi konsentrasi (50, 100, 150 mg/mL) dan waktu
inkubasi (12, 18, 24 jam). Optimasi dilakukan menggunakan Response Surface
Method (RSM) dengan desain Central Composite Design (CCD), menggunakan
zona hambat sebagai parameter respon. Hasil menunjukkan Cu²⁺-Zeolit Y memiliki
aktivitas antifungi lebih tinggi dibanding Zn²⁺-Zeolit Y, dengan zona hambat
masing-masing mencapai 23,91 mm dan 5,92 mm. Kondisi optimum Cu²⁺-Zeolit Y
diperoleh pada konsentrasi 150 mg/mL dan waktu inkubasi 15,63 jam, sementara
Zn²⁺-Zeolit Y optimal pada waktu inkubasi 16,28 jam. Verifikasi model
menunjukkan kecocokan antara nilai aktual dan prediksi RSM. Keunggulan Cu²⁺-
Zeolit Y disebabkan oleh jari-jari ionik yang lebih kecil dan elektronegativitas yang
lebih tinggi, yang mendukung interaksi ion logam dengan dinding sel jamur secara
lebih efektif.
Kata kunci: Zeolit Y, Ion Cu2+, Ion Zn2+, Aspergillus niger, Antifungi, Response
Surface Metod (RSM)

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 07 Oct 2025 11:05
Last Modified: 07 Oct 2025 11:10
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/39638

Actions (login required)

View Item View Item