Anjani, Iin (2025) Rumus Konversi Antarstandar Dalam Analisis Total Fenolat Dan Total Flavonoid Pada Lima Tanaman Obat. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika.
|
Text
1. COVER.pdf Download (75kB) |
|
|
Text
5. DAFTAR ISI.pdf Download (17kB) |
|
|
Text
9. ABSTRAK.pdf Download (101kB) |
|
|
Text
11. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (53kB) |
|
|
Archive
Iin Anjani.zip Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Penjaminan mutu produk herbal memerlukan parameter kimia yang
terukur secara konsisten, seperti total fenolat (TPC), total flavonoid (TFC), dan
aktivitas antioksidan. Belum adanya standar universal dalam pemilihan senyawa
referensi menyebabkan hasil kuantifikasi TPC dan TFC dari sampel yang sama
sulit dibandingkan antar laboratorium. Penelitian ini bertujuan menyusun model
konversi dua arah antarstandar kalibrasi senyawa fenolik dan flavonoid untuk
mengatasi ketidakterstandaran hasil analisis. Aktivitas antioksidan diukur
menggunakan metode DPPH sebagai pelengkap untuk mengevaluasi keterkaitan
kandungan senyawa bioaktif dengan fungsi biologisnya.
Penelitian ini diawali dengan proses ekstraksi etanol dari lima jenis daun
tanaman obat (Gynura divaricata, Guazuma ulmifolia, Sonchus arvensis, Cosmos
caudatus, dan Piper betle) melalui metode maserasi, dilanjutkan dengan
karakterisasi dan skrining fitokimia. Kandungan total fenolat (TPC) dianalisis
menggunakan reagen Folin–Ciocalteu, sementara total flavonoid (TFC)
ditentukan melalui reaksi kompleksasi dengan AlCl3, keduanya diukur
menggunakan spektrofotometri UV-Vis dan divalidasi dengan kurva kalibrasi
tujuh standar fenolat dan lima standar flavonoid. Berdasarkan hasil kalibrasi,
dikembangkan model regresi linier antarstandar pada titik absorbansi yang sama
untuk menyusun rumus konversi yang dapat mengubah satuan TPC dan TFC dari
satu standar ke standar lainnya. Luaran berupa rumus konversi dibandingkan nilai
kuantitatifnya dengan nilai ketika uji langsung di laboratorium. Aktivitas
antioksidan dievaluasi melalui metode DPPH dan nilai IC50, serta dianalisis
korelasinya dengan TPC dan TFC.
Penelitian ini menunjukkan bahwa kurva kalibrasi untuk analisis total
fenolat (TPC) dan flavonoid (TFC) pada berbagai standar referensi memiliki
linearitas tinggi (R² > 0,99). Model konversi antarstandar berhasil dikembangkan
dan diterapkan pada lima ekstrak herbal, dengan hasil ekuivalen pada konversi
dalam satu golongan senyawa, namun tidak konsisten untuk lintas golongan.
Analisis korelasi terhadap aktivitas antioksidan (IC₅₀) menunjukkan bahwa TPC
berbasis asam galat dan katekin memiliki korelasi negatif sangat kuat, sedangkan
TPC berbasis standar flavonoid dan TFC menunjukkan korelasi lebih rendah.
Temuan ini menegaskan bahwa fenolat non-flavonoid lebih dominan
berkontribusi terhadap aktivitas antioksidan dalam sampel yang diteliti.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 20 Nov 2025 08:55 |
| Last Modified: | 20 Nov 2025 08:55 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/39630 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
