Shafika, Fitria Noer (2025) Sintesis Komposit Β-Amino Karbonil Kitosan/Ag Berbasis Furfuraldehid Sebagai Bahan Aktif Antibakteri. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika.
|
Text
1. Cover.pdf Download (158kB) |
|
|
Text
5. Daftar Isi.pdf Download (249kB) |
|
|
Text
9. Abstrak.pdf Download (223kB) |
|
|
Text
11. BAB I.pdf Download (322kB) |
|
|
Archive
Fitria Noer Shafika.zip Restricted to Repository staff only Download (9MB) | Request a copy |
Abstract
Keamanan pangan merupakan upaya yang dilakukan untuk mencegah
pangan dari pencemaran biologis maupun kimia agar tetap aman dikonsumsi.
Solusi yang dikembangkan adalah melakukan sintesis senyawa basa Mannich
melalui modifikasi kitosan menjadi β-Amino karbonil kitosan-furfuraldehid
(BAKK-F) dan komposit BAKK-F/Ag serta uji aktivitas antibakterinya. Kitosan
memiliki potensi sebagai zat antibakteri dan capping agent yang biokompatibel.
Basa Mannich memiliki kemampuan sebagai capping agent yang baik pada
sintesis komposit dengan logam perak sehingga meningkatkan aktivitas
antibakteri-nya. Kitosan yang digunakan dikarakterisasi melalui penentuan
derajat deasetilasi (DD) metode baseline pada spektra FT-IR dan berat molekul
(BM) melalui viskometri. Sintesis senyawa BAKK-F dan β-Amino karbonil
kitosan-benzaldehid (BAKK-B) dilakukan dengan metode refluks dikatalisis
asam sulfamat melalui reaksi Mannich. Sintesis komposit turunan Kitosan/Ag
dilakukan melalui metode refluks dan reduksi menggunakan reduktor asam
askorbat. Produk sintesis dikarakterisasi menggunakan AAS, FT-IR, dan UV-Vis
serta Uji aktivitas antibakteri menggunakan metode TPC (Total Plate Count).
Kitosan memiliki DD dan BM sebesar 73% dan 73,840 KDa. Sintesis senyawa
BAKK-F dan BAKK-B menghasilkan warna coklat kehitaman dan coklat dengan
randemen 58,27%,75,50% serta derajat substitusi (DS) 31,36%, 23,26%.
Komposit Kitosan/Ag (K/Ag), BAKK-B/Ag, dan BAKK-F/Ag menghasilkan
warna coklat, coklat keabuan, dan coklat kehijauan dengan randemen 61,4%,
45,76%, dan 43,30%. Spektra UV-Vis BAKK-F/Ag tidak muncul fenomena
Surface Plasmon Resonance (SPR). Pada komposit K/Ag dan BAKK-B/Ag
muncul puncak SPR pada panjang gelombang 423 nm dan 433 nm. Analisis AAS
menunjukkan kadar perak dalam K/Ag, BAKK-B/Ag, dan BAKK-F/Ag sebesar
0,73%, 0,57%, dan 0,80%. Uji aktivitas antibakteri terbaik pada konsentrasi 2500
ppm: 92,35% BAKK-B (hari 3), 91,70% BAKK-F (hari 7), 84,98% K/Ag (hari
7), 96,33% BAKK-B/Ag (hari 3), dan 96,27% BAKK-F/Ag (hari 7).
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 07 Oct 2025 10:08 |
| Last Modified: | 07 Oct 2025 10:08 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/39625 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
