ADISTIYA MAHARANI, RIKA and PURBOWATI, ENDANG and SUTARYO, SUTARYO (2025) PENGARUH LEVEL PEMBERIAN PAKAN RENDAH DAN TINGGI TERHADAP POTONGAN KOMERSIAL KARKAS PADA DOMBA EKOR TIPIS DAN DOMBA TEXEL CROSS. Undergraduate thesis, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro.
|
Text
Rika Adistiya Maharani_Bab 1-3.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Rika Adistiya Maharani_23010121120020_Skripsi.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh perbedaan ras domba (domba
Ekor Tipis/DET dan domba Texel Cross/DTC) dengan level pemberian pakan yang
berbeda terhadap potongan komersial karkas. Manfaat dari penelitian ini
diharapkan dapat memberikan informasi kepada peternak terhadap jumlah
pemberian pakan yang sesuai untuk ras DET dan DTC agar menghasilkan potongan
komersial karkas yang tinggi.
Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus-Desember 2024 Laboratorium
Produksi Ternak Potong dan Perah, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas
Diponegoro. Materi yang digunakan berupa masing-masing 10 ekor domba jantan
dengan umur 3-4,5 bulan yaitu DTC dengan bobot badan (BB) 15,30 ± 2,84 kg (CV
= 18,55%) dan DET dengan BB 9,56 ± 0,97 kg (CV = 10,18%). Pakan yang
diberikan berupa pakan pellet dengan kandungan bahan kering (BK) 91,30%,
protein kasar (PK) 14,42% dan Total Digestible Nutrients (TDN) 70,03%. Metode
penelitian yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola tersarang dengan 2 ras
domba (DTC dan DET) sebagai sarangnya, dan 2 perlakuan level pemberian pakan
berdasarkan bahan kering (4% dan 5,5% dari BB) sebagai yang tersarang. Data
dianalisis dengan menggunakan analysis of varians (ANOVA) taraf 1 dan 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot potong, bobot karkas, persentase
karkas, serta bobot potongan shoulder, shank, flank, breast, ribs, dan leg pada DTC
(28,43 kg; 12.412 g; 44,53%; 3.481 g; 429 g; 339 g; 1.113 g; 1.299 g; dan 4.079 g)
lebih tinggi (P<0,01) dibandingkan DET (19,39 kg; 8.255 g; 42,49%; 2.182 g; 322
g; 210 g; 772 g; 810 g; dan 2.729 g). Sementara itu bobot loin pada DTC (1.191 g)
lebih tinggi (P<0,05) dibandingkan DET (831 g). ribs pada DTC (3,51%) lebih
tinggi (P<0,05) daripada DET (9,73%) sedangkan persentase neck dan shank pada
DTC (3,56 dan 3,51%) lebih rendah (P<0,05) dibandingkan DET (4,80 dan 3,74%).
Perlakuan level pemberian pakan tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap bobot
potongan komersial karkas, kecuali pada persentase rib dengan level pemberian
pakan 5,5% BB pada DTC dan DET (11,59 dan 10,23%) lebih tinggi (P<0,05)
dibandingkan 4% BB pada DTC dan DET (9,82 dan 9,23%). Sementara itu
persentase leg dengan level pemberian pakan 5,5% BB pada DTC dan DET (32,63
dan 31,66%) lebih rendah (P<0,05) dibandingkan 4% BB pada DTC dan DET
(33,07 dan 34,81%).
Simpulan penelitian ini DTC menghasilkan potongan komersial karkas dan
komponen tulang, daging dan lemak yang lebih tinggi dibandingkan DET.
Perlakuan level pemberian pakan menghasilkan bobot potongan komersial karkas
yang relatif sama.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Animal and Agricultural Sciences |
| Divisions: | Faculty of Animal and Agricultural Sciences > Department of Animal Agriculture |
| Depositing User: | Aulia Habib |
| Date Deposited: | 07 Oct 2025 04:59 |
| Last Modified: | 07 Oct 2025 04:59 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/39575 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
