Pangestu, Afri Dhiya (2025) Uji Aktivitas Senyawa Bioaktif Pada Daun Cengkeh (Syzygium aromaticum) Sebagai Antibakteri. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika.
|
Text
1. Cover_Afri Dhiya Pangestu.pdf Download (207kB) |
|
|
Text
4. Abstrak Indonesia_Afri Dhiya Pangestu.pdf Download (321kB) |
|
|
Text
6. Daftar Isi_Afri Dhiya Pangestu.pdf Download (206kB) |
|
|
Text
9. Bab 1. Pendahuluan_Afri Dhiya Pangestu.pdf Download (201kB) |
|
|
Archive
Afri Dhiya Pangestu.zip Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Indonesia merupakan negara penghasil cengkeh terbesar di dunia.
Bedasarkan nilai ekonominya cengkeh dapat digunakan sebagai bahan baku
pembuatan rokok kretek, rempah-rempah, minyak atsiri, bahan baku industri
farmasi, parfum, dan aneka makanan. Dalam industri farmasi, penggunaan tanaman
herbal dalam sistem pengobatan masih menjadi bagian penting dalam pelayanan
kesehatan karena dinilai memiliki manfaat yang tinggi dan efek samping yang
minimal dibandingkan obat sintesis. Senyawa bioaktif merupakan molekul –
molekul yang tersebar diseluruh tanaman berfungsi sebagai agen antimikroba,
antifungi, dan antioksidan. Cengkeh (Syzygium aromaticum) merupakan tanaman
herbal yang diketahui mengandung berbagai senyawa aktif seperti eugenol,
saponin, tannin, dan flavonoid, yang berpotensi memberikan efek farmakologis
seperti antiinflamasi, antioksidan, analgesik, fungisidal, dan bakterisidal.. Untuk
itu, cengkeh berpotensi dieksplor lebih lanjut kandungan senyawa biokatif dan efek
farmakologisnya untuk menangani penyakit yang umum terjadi di masyarakat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi, mengidentifikasi, serta menguji
aktivitas antibakteri senyawa bioaktif yang terdapat dalam ekstrak daun cengkeh
(Syzygium aromaticum). Proses ekstraksi dilakukan melalui metode maserasi
menggunakan pelarut etanol 96% dan etil asetat, kemudian dianalisis menggunakan
Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). Aktivitas antibakteri diuji
terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli menggunakan metode
difusi cakram. Hasil uji menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat daun cengkeh
dengan konsentrasi 15% memberikan zona hambat terbesar terhadap pertumbuhan
bakteri uji. Analisis GC-MS mengidentifikasi senyawa utama berupa eugenol
(74,05%), trans-caryophyllene (1.49%), dan ester asam lemak (7.39%) yang
berkontribusi terhadap aktivitas antibakteri. Senyawa eugenol bekerja dengan
merusak integritas membran sel bakteri sehingga menyebabkan kematian sel.
Temuan ini mendukung potensi daun cengkeh sebagai sumber antibakteri alami.
Kata kunci: Daun cengkeh, Syzygium aromaticum, Antibakteri, GC-MS, Eugenol
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 03 Oct 2025 09:43 |
| Last Modified: | 03 Oct 2025 09:43 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/39431 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
