Isnaini, Tazky Firnanda (2025) Bobot Traktus Digestivus dan Histomorfometri Ventrikulus Itik Hibrida (Anas platyrhynchos) Setelah Injeksi In Ovo Vitamin E dan Selenium. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika.
|
Text
1. COVER.pdf Download (62kB) |
|
|
Text
4. ABSTRAK.pdf Download (8kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI.pdf Download (316kB) |
|
|
Text
10. BAB 1 PENDAHULUAN.pdf Download (17kB) |
|
|
Archive
Tazky Firnanda Isnaini.zip Restricted to Repository staff only Download (8MB) | Request a copy |
Abstract
Permintaan terhadap produk itik hibrida baik daging maupun telur terus
meningkat, namun produktivitasnya di Indonesia masih belum optimal. Salah satu
faktor yang memengaruhi produktivitas itik adalah keberhasilan penetasan dan
kualitas nutrisi selama masa inkubasi. Optimalisasi penetasan dapat dilakukan
dengan memperbaiki sistem penetasan dan penambahan nutrisi melalui injeksi in
ovo. Suplementasi vitamin E dan selenium sebagai nutrisi berperan untuk
mendukung metabolisme, sintesis jaringan, dan menjaga integritas sel untuk
mencegah kerusakan jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
pengaruh injeksi in ovo vitamin E dan selenium terhadap bobot traktus digestivus
dan struktur histomorfometri ventrikulus itik hibrida (Anas platyrhynchos).
Metode yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan teknik injeksi in ovo.
Penelitian ini mengggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan
dan 12 kali ulangan. Perlakuan yang diberikan terdiri dari K0 (kontrol, tanpa
injeksi), K1 (injeksi NaCl fisiologis 0,1 mL), K2 (injeksi vitamin E+Se 0,1 mL),
K3 (injeksi vitamin E+Se 0,15 mL). Variabel penelitian yang diukur terdiri atas
bobot traktus digestivus yang meliputi bobot total absolut dan relatif organ hati,
proventrikulus, ventrikulus, intestinum dan struktur histomorfometri ventrikulus
yang meliputi koilin, lamina propria, kelenjar gastrik, tunika submukosa, tunika
muskularis, dan tunika serosa. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji
ANOVA pada signifikansi 5%. Hasil analisis menunjukan perbedaan tidak nyata
(P>0,05) pada variabel bobot total absolut dan relatif traktus digestivus dan
struktur histologi ventrikulus yang meliputi tebal koilin dan tebal lamina propria.
Hasil analisis menjukkan perbedaan yang nyata (P<0,05) pada tebal submukosa,
tebal muskularis, tebal serosa, dan panjang gastrik. Kesimpulan dari penelitian ini
adalah injeksi in ovo vitamin E dan selenium tidak memberi dampak negatif pada
bobot traktus digestivus dan struktur histomorfometri ventrikulus embrio itik
hibrida (Anas platyrhynchos).
Kata kunci : Antioksidan, bobot organ, in ovo feeding, morfometri,
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 03 Oct 2025 07:58 |
| Last Modified: | 03 Oct 2025 07:58 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/39398 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
