Wijaya, Jeffrey and Adrianto, Albertus Ari and Prasetyo, Awal (2024) EFEK KOMBINASI KEMOTERAPI CAPECITABINE DENGAN EKSKTRAK PHYLLANTHUS NIRURI LINN TERHADAP EKSPRESI IL-10 DAN M2 PADA TIKUS SPRAGUE DAWLEY YANG DIINDUKSI KANKER KOLOREKTAL. Masters thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (JEFFREY EKA WIJAYA-22010123420022-TESIS-ABSTRAK)
JEFFREY EKA WIJAYA-22010123420022-TESIS-ABSTRAK.pdf Download (152kB) |
Abstract
Latar Belakang: Kanker kolorektal (KKR) merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat kanker di dunia. Keterbatasan terapi tunggal capecitabine, seperti resistensi obat dan efek samping, mendorong perlunya strategi kombinasi dengan agen imunomodulator alami. Phyllanthus niruri Linn. (PNL) memiliki kandungan bioaktif flavonoid dan lignan yang terbukti bersifat antikanker melalui modulasi sitokin, polarisasi makrofag, dan induksi apoptosis.
Tujuan: Mengetahui efek kombinasi capecitabine dengan ekstrak Phyllanthus niruri Linn. terhadap ekspresi interleukin-10 (IL-10) dan makrofag M2 (CD163⁺) pada model tikus Sprague-Dawley yang diinduksi kanker kolorektal.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain true experimental dengan post-test only control group. Sebanyak 43 ekor tikus Sprague-Dawley dibagi dalam lima kelompok: kontrol normal, kontrol negatif (DMH), capecitabine, PNL, dan kombinasi capecitabine dan PNL. Induksi kanker dilakukan dengan 1,2-dimethylhydrazine (DMH). Ekspresi IL-10 dan makrofag M2 dianalisis menggunakan metode imunohistokimia. Data diuji dengan One Way ANOVA dan uji lanjut Post Hoc.
Hasil: Ekspresi M2 tertinggi ditemukan pada kelompok kontrol negatif, sedangkan ekspresi terendah pada kelompok kombinasi (p < 0,001). Sebaliknya, ekspresi IL-10 terendah terdapat pada kelompok kontrol negatif dan tertinggi pada kelompok kombinasi (p < 0,001). Kombinasi capecitabine dan PNL secara signifikan menekan polarisasi makrofag M2 namun meningkatkan ekspresi IL-10 dibanding terapi tunggal.
Kesimpulan: Kombinasi capecitabine dengan Phyllanthus niruri Linn. memiliki efek imunomodulator ganda pada TME kanker kolorektal, yaitu menurunkan ekspresi makrofag M2 dan meningkatkan IL-10. Meskipun peningkatan IL-10 berlawanan dengan hipotesis awal, temuan ini menegaskan kompleksitas regulasi imun dalam TME. PNL berpotensi dikembangkan sebagai terapi adjuvan kemoterapi kanker kolorektal, namun diperlukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi mekanisme molekuler, efek longitudinal sitokin, dan uji klinis pada manusia.
Kata Kunci: Kanker kolorektal, capecitabine, Phyllanthus niruri Linn., IL-10, makrofag M2, tumor microenvironment ABSTRACT
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kanker kolorektal, capecitabine, Phyllanthus niruri Linn., IL-10, makrofag M2, tumor microenvironment ABSTRACT |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Master Program in Biomedical Science |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 03 Oct 2025 03:29 |
| Last Modified: | 03 Oct 2025 03:29 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/39324 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
