ALFIYANTRI, Regilisty Faiza (2025) ANALISIS PENGARUH PAJAK PENGHASILAN, PPN, FAKTOR MAKROEKONOMI, DAN TENAGA KERJA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI NEGARA BERKEMBANG ANGGOTA G20 PERIODE 2016-2022. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Ekonomika & Bisnis.
|
Text (Cover)
1. S - Cover - 12020121140184.pdf - Published Version Download (201kB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4. S - Abstrak (Inggris) - 12020121140184.pdf - Published Version Download (255kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5. S - Abstrak (Indonesia) - 12020121140184.pdf - Published Version Download (256kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi - 12020121140184.pdf - Published Version Download (274kB) |
|
|
Text
12. S - DAFTAR PUSTAKA - 12020121140184.pdf Download (294kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmarks - 12020121140184.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Pertumbuhan ekonomi negara berkembang anggota G20 periode 2016-2022 mengalami fluktuasi tajam. Pandemi Covid-19 tahun 2020 menyebabkan kontraksi ekonomi, dengan Argentina terkontraksi sebesar -9,9% dan India -6,6%, sebelum pulih kembali pada 2021. Tekanan global seperti perang Rusia-Ukraina dan kebijakan moneter The Fed juga memicu inflasi dan ketidakstabilan ekonomi. Dari sisi fiskal, rasio penerimaan pajak negara berkembang hanya 12,66% PDB, jauh di bawah negara maju yaitu 18,54% maupun OECD yaitu 33,9%, sehingga menunjukkan pentingnya peran kebijakan pajak dan faktor makroekonomi dalam mendukung pertumbuhan.
Penelitian ini bertujuan menganalisis secara parsial dan simultan pengaruh pajak penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB), Foreign Direct Investment (FDI), volume perdagangan, dan tenaga kerja terhadap pertumbuhan ekonomi negara berkembang anggota G20 periode 2016-2022. Data yang digunakan berupa data sekunder panel tahunan dari World Bank, IMF, OECD, dan ILO. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan model Fixed Effects Model (FEM) dilengkapi cross section weights untuk mengatasi heteroskedastisitas dan autokorelasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pajak penghasilan, PMTB, FDI, volume perdagangan, dan tenaga kerja berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, PPN berpengaruh negatif signifikan karena sifatnya yang regresif dan menekan daya beli masyarakat, dimana dampak negatifnya semakin besar apabila penerimaannya tidak dialokasikan secara produktif. Secara simultan, seluruh variabel terbukti berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi negara berkembang anggota G20 periode 2016-2022.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pertumbuhan Ekonomi, G20, Pajak Penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai, Makroekonomi |
| Subjects: | Economics and Business > Economic Sciences Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Economics and Development Studies |
| Depositing User: | IESP Lib |
| Date Deposited: | 30 Sep 2025 09:30 |
| Last Modified: | 01 Oct 2025 04:00 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/39105 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
