Sari, Dea Kafita (2025) Karakterisasi Morfologi Organ Generatif dan Konfirmasi Molekuler untuk Identifikasi Diospyros blancoi ssp. nov. Asal Papua Koleksi Kebun Raya Bogor. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika.
|
Text
1. COVER.pdf Download (203kB) |
|
|
Text
5. ABSTRAK.pdf Download (256kB) |
|
|
Text
11. PENDAHULUAN.pdf Download (226kB) |
|
|
Text
12. TINJAUAN PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (380kB) | Request a copy |
|
|
Text
13. METODE PENELITIAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (291kB) | Request a copy |
|
|
Text
14. HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
15. KESIMPULAN DAN SARAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (213kB) | Request a copy |
|
|
Text
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (265kB) |
Abstract
Diospyros blancoi merupakan spesies asli Filipina yang memiliki buah berbulu
dengan aroma khas. Di Indonesia, Diospyros blancoi hanya terdapat di Kalimantan,
sehingga penemuan spesies ini di Papua menjadi indikasi penting subspesies baru.
Identifikasi D. blancoi di Papua dilakukan dengan analisis fenetik menggunakan
karakter morfologi generatif buah dan biji, sedangkan analisis filogenetik
menggunakan kombinasi penanda gen DNA matK dan psbA-trnH. Penelitian ini
bertujuan untuk mengidentifikasi karakter morfologi generatif, serta menganalisis
hubungan kekerabatan fenetik, filogenetik, dan batasan kelompok dari D. blancoi
asal Papua dengan Filipina. Sampel buah D. blancoi diperoleh dari Koleksi Kebun
Raya Bogor. Identifikasi dilakukan melalui karakterisasi morfologi dan penyusunan
kunci determinasi. Analisis fenetik dilakukan menggunakan MVSP dengan
algoritma UPGMA untuk membangun fenogram. Studi molekuler mencakup
ekstraksi DNA, amplifikasi, serta sekuensing metode sanger. Sekuen DNA
dianalisis dengan MEGA 11, disejajarkan dengan Clustal-W, kemudian dibangun
pohon filogenetik metode Maximum-Likelihood dan Neighbor-Joining, serta
dievaluasi dengan pendekatan delimitasi menggunakan Assemble Species by
Automatic Partitioning untuk membatasi pengelompokan subspesies. Analisis
fenetik menunjukkan bahwa D. blancoi asal Papua dan Filipina membentuk
kelompok terpisah dengan indeks similaritas sebesar 0,800. Analisis filogenetik
juga mendukung pemisahan tersebut dengan jarak genetik sebesar 0.0015. Hasil
delimitasi juga mengonfirmasi pemisahan yang jelas antara kedua kelompok,
namun tetap dalam batas infraspesies dengan p-value 0.3952, distance 0.0008, dan
ASAP score 2.5. Penelitian ini mampu menggambarkan secara jelas variasi karakter
morfologi dan genetik sebagai landasan penentuan status taksonomi D. blancoi asal
Papua sebagai subspesies.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 29 Sep 2025 08:51 |
| Last Modified: | 29 Sep 2025 08:51 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/38992 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
