SAYOKO, Ahmad Fajar (2024) PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PERMINTAAN ENERGI: ANALISIS FAKTOR PENDORONG KONSUMSI FOSSIL-FUEL ELECTRICITY DI ASEAN 2001-2022. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
|
Text (Cover)
1. S - Cover - 12010117130126.pdf - Published Version Download (486kB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4. S - Abstrak (Inggris) - 12020117130126.pdf - Published Version Download (471kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5. S - Abstrak (Indonesia) - 12020117130126.pdf - Published Version Download (470kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi - 12020117130126.pdf - Published Version Download (575kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12. S - Daftar Pustaka - 12020117130126.pdf - Published Version Download (602kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmarks - 12010117130126.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Konsumsi energi fosil yang meningkat telah menjadi perhatian utama di
abad ke-21 karena kontribusinya terhadap perubahan iklim dan dampaknya yang
luas terhadap lingkungan, ekonomi, dan kehidupan manusia. Penelitian ini
mengukur faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi listrik dari bahan bakar fosil
di negara-negara ASEAN serta peran energi terbarukan. Menggunakan analisis
regresi data panel dari 2001 hingga 2022, penelitian ini mengevaluasi pengaruh
GDP, produksi energi, output manufaktur, urbanisasi, dan keterbukaan
perdagangan terhadap konsumsi listrik dari bahan bakar fosil.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa GDP, produksi energi, dan urbanisasi
secara signifikan mempengaruhi konsumsi listrik dari bahan bakar fosil di ASEAN.
Urbanisasi memiliki pengaruh paling kuat dengan kontribusi sebesar 0.93%, setara
dengan peningkatan permintaan listrik sebesar 84.37 kWh per kapita per tahun
untuk setiap peningkatan 1% urbanisasi, yang berarti peningkatan agregat sekitar
55.82 TWh per tahun. GDP berkontribusi sebesar 0.19%, setara dengan
peningkatan permintaan listrik sebesar 2613.98 kWh per kapita per tahun, atau
sekitar 1.73 PWh per tahun. Produksi energi berkontribusi sebesar 0.15%, setara
dengan peningkatan permintaan listrik sebesar 1.14 kWh per kapita per tahun, atau
sekitar 0.75 TWh per tahun.
Analisis individual menunjukkan variasi antar negara; misalnya, di
Indonesia, urbanisasi berpengaruh sangat kuat dengan koefisien 2.57, sementara di
Malaysia urbanisasi berpengaruh sebesar 1.93. Penelitian ini menekankan perlunya
kebijakan energi berkelanjutan di ASEAN, termasuk peningkatan investasi dalam
teknologi energi bersih dan kerjasama regional untuk mencapai target energi
terbarukan
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perubahan Iklim, Konsumsi Listrik, Bahan Bakar Fosil, ASEAN, Energi Terbarukan, Urbanisasi, GDP, Regresi Data Panel |
| Subjects: | Economics and Business > Economic Sciences Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Economics and Development Studies |
| Depositing User: | Mr Sulamul Hadi |
| Date Deposited: | 29 Sep 2025 08:35 |
| Last Modified: | 29 Sep 2025 08:35 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/38989 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
