Search for collections on Undip Repository

PENGARUH PEMBERIAN SALEP MATA FENITOIN TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI PENYEMBUHAN LUKA : Studi Eksperimental Pada Tikus Wistar Model Laserasi Palpebra Partial Thikcness

Sadida, Rahmah and Nugroho, Trilaksana and Saubig, Arnila Novitasari (2025) PENGARUH PEMBERIAN SALEP MATA FENITOIN TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI PENYEMBUHAN LUKA : Studi Eksperimental Pada Tikus Wistar Model Laserasi Palpebra Partial Thikcness. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of RAHMAH SADIDA-22040620320009-TESIS-ABSTRAK] Text (RAHMAH SADIDA-22040620320009-TESIS-ABSTRAK)
RAHMAH SADIDA-22040620320009-TESIS-ABSTRAK.pdf

Download (267kB)

Abstract

Latar belakang : Komplikasi akibat penyembuhan luka laserasi palpebra superfisial atau parsial yang telah diberikan terapi standar masih dilaporkan. Fenitoin terbukti sebagai salah satu pilihan terapi yang menunjukan efek positif dalam mempercepat penyembuhan luka kulit. Potensi fenitoin
dalam penyembuhan laserasi palpebra khususnya yang berkaitan dengan gambaran histopatologi belum di eksplorasi secara mendalam.
Tujuan : Penelitian ini mengamati pengaruh pemberian salep mata fenitoin terhadap gambaran histopatologi penyembuhan luka model laserasi palpebra partial thickness pada tikus putih
(rattus norvegicus) strain wistar dibandingkan kontrol
Metode : Penelitian ini merupakan uji eksperimental (true experiment) dengan rancangan double blind post-test only control group design. Tikus Wistar jantan model laserasi palpebra partial thickness dibagi menjadi 2 kelompok, kelompok perlakuan (8 tikus) diberikan salep mata fenitoin 0,5% dan kelompok kontrol (8 tikus) diberikan salep placebo. Penyembuhan luka dinilai secara histopatologi dengan parameter jumlah fibroblast dan kepadatan jaringan kolagen
dengan pengecatan Hematoxylin-eosin. Analisis statistik dilakukan untuk menilai pengaruh pemberian salep mata fenitoin 0,5% pada jumlah fibroblast dan kepadatan jaringan kolagen beserta korelasinya.
Hasil : Rerata jumlah sel fibroblast kelompok perlakuan (5.22) lebih rendah daripada kelompok kontrol (11.03) dengan perbedaan signifikan (p=0.014). Rerata kepadatan jaringan kolagen kelompok perlakuan (73.75) lebih tinggi daripada kelompok kontrol (56.65) dengan perbedaan yang signifikan (p=0.010).
Kesimpulan : Pemberian salep mata fenitoin 0,5% pada tikus Wistar model laserasi palpebra partial thickness berpengaruh secara signifikan terhadap jumlah sel fibroblas dan kepadatan jaringan kolagen pada proses penyembuhan luka
Kata Kunci : Laserasi palpebra, partial thickness, jumlah sel fibroblas, kepadatan jaringan kolagen, salep mata fenitoin 0,5%.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Laserasi palpebra, partial thickness, jumlah sel fibroblas, kepadatan jaringan kolagen, salep mata fenitoin 0,5%.
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 29 Sep 2025 08:34
Last Modified: 29 Sep 2025 08:34
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/38968

Actions (login required)

View Item View Item