Runnavilla, Afni Diva (2025) Isolasi dan Uji Potensi Kapang Endofit Tanaman Kentang sebagai Penghambat Pertumbuhan Fusarium oxysporum in vitro. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika.
|
Text
1. Cover_Afri Dhiya Pangestu.pdf Download (207kB) |
|
|
Text
4. Abstrak Indonesia_Afri Dhiya Pangestu.pdf Download (321kB) |
|
|
Text
6. Daftar Isi_Afri Dhiya Pangestu.pdf Download (206kB) |
|
|
Text
9. Bab 1. Pendahuluan_Afri Dhiya Pangestu.pdf Download (201kB) |
|
|
Archive
Afni Diva Runnavilla.zip Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Kegagalan panen tanaman kentang (Solanum tuberosum) merupakan
permasalahan yang sering dialami petani, salah satunya disebabkan oleh penyakit
layu Fusarium karena patogen Fusarium oxysporum. Cara alternatif untuk
menghambat pertumbuhan patogen ini yaitu dengan memanfaatkan keberadaan
kapang endofit dari tanaman kentang. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi
kapang endofit dan menguji potensi antagonis kapang endofit tanaman kentang
sebagai penghambat pertumbuhan F. oxysporum. Penelitian dilaksanakan di
Laboratorium Bioteknologi, Universitas Diponegoro, pada bulan Januari-Maret
2025. Metode penelitian dimulai dari isolasi kapang endofit dan kapang patogen
dari tanaman kentang, purifikasi kapang, pembuatan grafik pertumbuhan kapang,
identifikasi kapang, uji patogenitas, serta uji antagonisme. Penelitian menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan dianalisis dengan ragam ANOVA taraf
signifikansi 5% serta uji lanjut Duncan. Hasil uji patogenitas menunjukkan bahwa
kapang F. oxysporum yang diperoleh bersifat patogen dan terbukti dapat
menginfeksi tanaman kentang karena tanaman yang ditumbuhkan menjadi layu,
bergejala layu fusarium. Hasil isolasi kapang endofit tanaman kentang diperoleh 8
isolat yaitu 5 isolat genus Aspergillus sp., 2 isolat genus Penicillium sp., dan 1 isolat
genus Mucor sp. Grafik pertumbuhan kapang berdasarkan pertambahan
diameternya berturut-turut dari yang tercepat adalah K05 (Aspergillus sp. 5), K08
(Mucor sp.), PFO (F. oxysporum), K02 (Aspergillus sp. 2), K01 (Aspergillus sp. 1),
K03 (Aspergillus sp. 3), K04 (Aspergillus sp. 4), K07 (Penicillium sp. 2), dan K06
(Penicillium sp. 1). Hasil uji antagonisme menunjukkan bahwa 8 isolat tersebut
bersifat antagonis terhadap F. oxysporum. Isolat K01, K02, K03, K04, K05, dan
K07 menunjukkan persentase penghambatan tinggi (60-77,14%). Sementara, isolat
K06 dan K08 menunjukkan persentase penghambatan sedang (42,85% dan
58,09%). Kedelapan isolat menunjukkan mekanisme antagonis berupa kompetisi
ruang dan nutrisi serta antibiosis.
Kata kunci: Uji antagonisme, kapang patogen, kapang endofit, Solanum tuberosum.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 29 Sep 2025 02:48 |
| Last Modified: | 29 Sep 2025 02:48 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/38915 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
