Rahmawati, Atika (2025) Uji Aktivitas Antibakteri Jamur Endofit Melaleuca alternifolia Cheel Terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika.
|
Text
01. Cover.pdf Download (206kB) |
|
|
Text
04. Abstrak B.indo.pdf Download (186kB) |
|
|
Text
06. Daftar Isi.pdf Download (209kB) |
|
|
Text
10. Bab 1.pdf Download (323kB) |
|
|
Archive
Atika Rahmawati.zip Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
S. aureus dan E. coli merupakan jenis bakteri yang umum menyebabkan
infeksi. Kasus infeksi bakteri tersebut diiringi oleh kasus resistensi bakteri
terhadap antibiotik yang menyebabkan peningkatan morbiditas dan mortalitas.
Oleh karena itu, diperlukan pencarian senyawa dengan aktivitas antibakteri untuk
mengatasi kondisi tersebut. Tanaman M. alternifolia diketahui berpotensi sebagai
antibakteri dengan spektrum luas. Jamur endofit M. alternifolia dinilai mampu
menjadi alternatif produksi senyawa antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah
mengetahui jumlah ekstrak aktif antibakteri, nilai MIC, dan melakukan isolasi
senyawa antibakteri dari ekstrak ekstraseluler etil asetat jamur endofit M.
alternifolia terhadap E. coli InaCC B5 dan S. aureus InaCC B4. Penelitian diawali
dengan melakukan analisis profil senyawa dari sebelas koleksi ekstrak
ekstraseluler etil asetat jamur endofit M. alternifolia dengan KLT. Dilakukan
skrining aktivitas antibakteri dengan metode dot blot assay dan TLC bioautografi
untuk selanjutnya dilakukan penentuan nilai konsentrasi hambat minimum, isolasi
senyawa antibakteri ekstrak ekstraseluler etil asetat jamur endofit terpilih, dan
analisis GC-MS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 9 ekstrak
ekstraseluler etil asetat jamur endofit M. alternifolia asal Tawangmangu memiliki
aktivitas antibakteri terhadap E. coli InaCC B5 dan 7 memiliki aktivitas
antibakteri terhadap S. aureus InaCC B4 dengan ekstrak terpilih adalah ekstrak
dengan kode sampel 7 TDn-4 yang memiliki nilai konsentrasi hambat minimum
sebesar 256 µg/mL terhadap E. coli InaCC B5 dan memiliki konsentrasi hambat
minimum sebesar >256 µg/mL terhadap S. aureus InaCC B4. Isolasi senyawa
antibakteri dilakukan dengan kromatografi kolom. Fraksi aktif antibakteri
terhadap E. coli InaCC B5 di fraksi 3.12 dan 3.20 serta fraksi aktif antibakteri
terhadap S. aureus InaCC B4 di fraksi 3.7. Analisis senyawa dilakukan di fraksi
3.12 menggunakan GC-MS dan ditunjukkan senyawa linalool (10,56%) di
dalamnya diketahui memiliki aktivitas antibakteri.
Kata kunci: Antibakteri, Jamur Endofit, Melaleuca alternifolia, Staphylococcus aureus,
Escherichia coli
iv
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 26 Sep 2025 09:36 |
| Last Modified: | 26 Sep 2025 09:36 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/38892 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
