Karend, Azzah Hanun Abas (2025) Induksi Embrio Somatik Pada Protokrom Untuk Perbanyakan Anggrek Phalaenopsis umabilis (L.) Blume Dengan 6-Benzyl Amino Purine (BAP). Masters thesis, Fakultas Sains dan Matematika.
|
Text
1.Halaman Judul.pdf Download (19kB) |
|
|
Text
2.Halaman Pengesahan.pdf Restricted to Repository staff only Download (167kB) |
|
|
Text
3.Lembar Persetujuan Tesis.pdf Restricted to Repository staff only Download (164kB) |
|
|
Text
5.Abstrak .pdf Download (32kB) |
|
|
Text
6.Abstract.pdf Download (32kB) |
|
|
Text
7.Daftar Isi.pdf Download (38kB) |
|
|
Text
8.Daftar gambar.pdf Restricted to Repository staff only Download (31kB) |
|
|
Text
10.Daftar lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (30kB) |
|
|
Text
11. I. Pendahuluan.pdf Download (110kB) |
|
|
Text
12. II. Tinjauan Pustaka.pdf Restricted to Repository staff only Download (183kB) |
|
|
Text
13. III. Metode Penelitian.pdf Restricted to Repository staff only Download (215kB) |
|
|
Text
14. IV. Hasil dan Pembahasan.pdf Restricted to Repository staff only Download (352kB) |
|
|
Text
15. V. Kesimpulan dan Saran.pdf Restricted to Repository staff only Download (30kB) |
|
|
Text
16. Daftar Pustaka.pdf Download (188kB) |
|
|
Text
17. Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (105kB) |
Abstract
Phalaenopsis amabilis (L.) Blume merupakan anggrek yang bernilai
ekonomi tinggi. Anggrek P. amabilis memiliki daya tarik tersendiri karena warna
dan bentuk bunganya yang indah. Saat ini keberadaannya di alam menurun, akibat
banyaknya penggundulan hutan di habitat aslinya, kebakaran hutan dan perubahan
ladang menjadi perumahan dan jalan raya. Pertumbuhan anggrek P. amabilis yang
lambat juga mengakibatkan populasi anggrek di alam liar mengalami penurunan.
Perlu upaya untuk membudidayakan dan melestarikan P. amabilis melalui embrio
somatik untuk mendapatkan tanaman yang seragam dalam jumlah besar.
Perbanyakan melalui induksi embrio somatik memerlukan hormon, salah satunya
6-Benzyl Amino Purine (BAP) untuk mempercepat proses pembelahan sel.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan konsentrasi BAP yang tepat
untuk perbanyakan anggrek P. amabilis melalui induksi embrio somatik. Metode
yang digunakan adalah kultur jaringan untuk menginduksi embrio somatik pada
eksplan. Eksplan berupa protokorm anggrek P. amabilis, diinisiasi menggunakan
media Murashige and Skoog (MS) dengan perlakuan konsentrasi BAP yang
berbeda. Perkembangan eksplan diamati setiap minggu selama 2 bulan dengan
menggunakan mikroskop stereo dan OptiLab. Parameter penelitian meliputi
persentase eksplan hidup dan bleaching, pembentukan embrio somatik, dan
morfologi embrio somatik P. amabilis selama 8 minggu. Penelitian ini
menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal berupa konsentrasi
BAP 0, 1, 2, 3, dan 4 ppm dengan 20 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
BAP mampu meningkatkan induksi embrio somatik pada protokorm P. amabilis.
Waktu terbentuknya inisiasi embrio somatik adalah 2 minggu setelah tanam (MST).
Jumlah embrio somatik paling banyak terdapat pada protokorm yang diinduksi pada
media yang ditambah BAP 3 ppm (65,00 embrio somatik), karena berhasil
meningkatkan pembentukan embrio somatik P. amabilis dengan jumlah embrio
somatik paling banyak dibandingkan perlakuan BAP (0, 1, 2 dan 4 ppm). Hasil
penelitian dapat dikembangkan untuk mendukung konservasi anggrek yang
terancam punah.
Kata Kunci: BAP, Phalaenopsis amabilis (L.) Blume, protokorm, embriogenesis somatik
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Master Program in Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 25 Sep 2025 07:12 |
| Last Modified: | 25 Sep 2025 07:12 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/38774 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
