Search for collections on Undip Repository

Sintesis Membran Microbial Fuel Cell berbasis Kopolimer Eugenol Metil Bis-Akrilamida (PEG-MBA) Sulfonat

Maulana, Sakti Rizal (2025) Sintesis Membran Microbial Fuel Cell berbasis Kopolimer Eugenol Metil Bis-Akrilamida (PEG-MBA) Sulfonat. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika.

[thumbnail of 01. Cover.pdf] Text
01. Cover.pdf

Download (115kB)
[thumbnail of 05. Daftar Isi.pdf] Text
05. Daftar Isi.pdf

Download (161kB)
[thumbnail of 11. BAB 1.pdf] Text
11. BAB 1.pdf

Download (129kB)
[thumbnail of 16. Daftar Pustaka.pdf] Text
16. Daftar Pustaka.pdf

Download (177kB)

Abstract

Pengembangan energi terbaru seperti fuel cell menjadi teknologi yang
menjanjikan untuk menghasilkan energi bersih dan efisien. Pada umumnya,
membran yang digunakan untuk fuel cell adalah membran nafion, namun nafion
kurang stabil dalam kondisi kelembapan rendah, yang dapat mempengaruhi
kinerjanya sebagai membran polimer elektrolit. Polimer bahan alam seperti
polieugenol memiliki kemampuan sebagai membran polimer elektrolit yang baik.
Modifikasi polieugenol dengan penambahan penyambung silang metil bis
akrilamida bertujuan untuk meningkatkan stabilitas mekanik polimer. Penelitian ini
bertujuan untuk mensintesis kopolimer polieugenol, kopoli eugenol metil bis
akrilamida (EGMBA), dan kopoli eugenol metil bis-akrilamida tersulfonasi
(EGMBAT) sebagai membran microbial fuel cell. Kopolimer EGMBA berhasil
disintesis menggunakan metode polimerisasi adisi kationik. Penambahan gugus
sulfonat yang bertujuan untuk meningkatkan sifat konduktivitas proton pada kopoli
EGMBA berhasil dilakukan dengan derajat sulfonasi sebesar 38,21%. Hasil sintesis
kopoli EGMBA berupa padatan berwarna merah muda, memiliki rendemen sebesar
68%, berat molekul sebesar 9044 dalton dengan titik leleh sebesar 90-95°C. Hasil
sintesis kopoli EGMBA tersulfonasi berupa padatan ungu kehitaman, memiliki
rendemen sebesar 73 %, berat molekul sebesar 9105 dalton dengan titik leleh
sebesar 105°C. Hasil analisis FTIR membuktikan bahwa sintesis polieugenol dan
kopoli EGMBA dengan reaksi polimerisasi adisi kationik berhasil dilakukan
ditunjukkan dengan hilangnya gugus vinil (C=C alkena) dari eugenol dan metil bisakrilamida pada bilangan gelombang 1350 cm-1 dan 1645 cm-1. Konfirmasi
terbentuknya kopoli EGMBA tersulfonasi ditunjukkan pada hasil analisis FTIR
dengan munculnya puncak serapan dari gugus sulfonat (-SO3H) yaitu pada 1064,14
cm-1, (S-O), 1238,5 cm-1 (S=O), dan 794,3 cm-1 (C-S). Analisis TGA menunjukkan
penurunan massa 5% dan 10% pada suhu 154,5°C dan 225,9°C. Pengujian sifat
fisik membran melalui sudut kontak menunjukkan sudut sebesar 52-54°C yang
menunjukkan membran bersifat hidrofilik. Pengamatan morfologi permukaan
membran yang dilakukan dengan SEM menunjukkan banyaknya pori-pori, semakin
banyak pori, maka semakin cepat membran itu akan rusak. Pengujian konduktivitas
ion pada membran polieugenol sebesar 1,03 x 10-6 S/cm, membran polieugenol
MBA sebesar 0,92 x 10-6 S/cm, membran polieugenol MBA tersulfonasi sebesar
1,42 x 10-6 S/cm. Penerapan membran pada uji microbial fuel cell didapat tegangan
maksimum pada membran polieugenol-MBA tersulfonasi sebesar 1,3 mV.
Kata kunci : kopoli eugenol, metil bis-akrilamida, membran, microbial fuel cell

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 24 Sep 2025 06:42
Last Modified: 24 Sep 2025 06:42
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/38698

Actions (login required)

View Item View Item