Aprianto, Riski (2025) Pengembangan dan Karakterisasi Kemasan Makanan Aktif dan Cerdas Berbasis Polylactic Acid (PLA) dengan Penambahan Grafena Oksida dan Indikator Warna Methyl Red/Bromocresol Green. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika.
|
Text
01. Cover.pdf Download (127kB) |
|
|
Text
05. Daftar Isi.pdf Download (96kB) |
|
|
Text
10. Bab I Pendahuluan.pdf Download (136kB) |
|
|
Text
15. Daftar Pustaka.pdf Download (268kB) |
Abstract
Kemasan makanan yang banyak dikembangkan salah satunya adalah
indikator kemasan makanan cerdas (intelligent food packaging) dan kemasan
makanan aktif (active food packaging). Intelligent food packaging umumnya
menggunakan indikator pH. Indikator seperti methyl red yang memiliki warna merah
saat pH 4,2 dan kuning pada pH 6,2. Kemudian dilakukan penambahan zat warna
bromocresol green yang memiliki warna kuning pada pH 3,8 dan biru pada pH 5,4.
Active food packaging dikembangkan untuk pengawetan dan penyimpanan makanan
dengan zat aktif seperti antioksidan dan antimikroba untuk mencegah pertumbuhan
bakteri yang dapat menyebabkan pembusukan makanan. Pembuatan food packaging
ini pada umumnya membutuhkan media polimer ramah lingkungan, salah satunya
polylactic acid (PLA). Pemanfaatan PLA sebagai food packaging memiliki
kekurangan yaitu rapuh, laju kristalisasi yang lambat, serta stabilitas termal yang
rendah. Penambahan grafena oksida ke dalam polimer PLA memiliki beberapa
keuntungan diantaranya adalah peningkatan sifat ketahanan oksigen dan uap air,
memperkuat sifat mekanis dan termal, serta efektivitas antimikroba yang lebih baik.
Pada penelitian ini dilakukan sintesis indikator intelligent and active food packaging
berbahan dasar PLA dan grafena oksida dengan penambahan zat warna methyl red
dan bromocresol green yang dilakukan uji coba pada pembusukan udang vaname
(Litopenaeus vannamei). Hasil FTIR menunjukkan muncul gugus C=O (1747 cm-1)
dan C-H (1451 cm-1) dari PLA. Pengaruh variasi penambahan GO pada
PLA/MR/BCG menunjukkan peningkatan nilai Tmax dari 396℃ menjadi 409,3℃
serta aktivitas antibakteri yang meningkat pada S. aureus dari 33,3% menjadi 53,3%
serta E. coli dari 58,82% menjadi 70,58%. Sedangkan pH serta total mikroorganisme
yang tumbuh pada sampel udang mengalami kenaikan seiring pertambahan lama
waktu pembusukan.
Kata kunci: food packaging, grafena oksida, methyl red/bromocresol green, PLA
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 24 Sep 2025 06:32 |
| Last Modified: | 24 Sep 2025 06:32 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/38695 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
