Amanda, Aurellia and Widyaningtyas, Nur Hafizhah (2025) Gambaran Pengetahuan Perawat tentang Anafilaksis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP Dr.Kariadi. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
22020121140186-Aurellia Amanda-Halaman Depan.pdf Restricted to Registered users only Download (605kB) |
|
|
Text
22020121140186-Aurellia Amanda-BAB. I.pdf Restricted to Registered users only Download (244kB) |
|
|
Text
22020121140186-Aurellia Amanda-BAB. II.pdf Restricted to Registered users only Download (499kB) |
|
|
Text
22020121140186-Aurellia Amanda-BAB. III.pdf Restricted to Registered users only Download (319kB) |
|
|
Text
22020121140186-Aurellia Amanda-BAB. IV.pdf Restricted to Registered users only Download (220kB) |
|
|
Text
22020121140186-Aurellia Amanda-BAB. V.pdf Restricted to Registered users only Download (275kB) |
|
|
Text
22020121140186-Aurellia Amanda-BAB. VI.pdf Restricted to Registered users only Download (161kB) |
|
|
Text
22020121140186-Aurellia Amanda-Daftar Pustaka.pdf Download (172kB) |
|
|
Text
22020121140186-Aurellia Amanda-Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
Abstract
Anafilaksis merupakan reaksi hipersensitivitas sistemik yang dapat mengancam jiwa dan memerlukan penanganan segera di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Perawat sebagai tenaga kesehatan yang pertama kali berinteraksi dengan pasien memegang peran penting dalam deteksi dan penanganan awal anafilaksis. Namun, masih terdapat kesenjangan pengetahuan yang dapat memengaruhi kualitas penanganan anafilaksis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan perawat tentang anafilaksis di IGD RSUP Dr. Kariadi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Sebanyak 101 perawat IGD dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang sudah dialihbahasakan, diadaptasi, kemudian diuji validitas dan reliabilitasnya, serta memperoleh hasil nilai Cronbach’s Alpha 0,799. Analisis data dilakukan secara univariat dengan menjabarkan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden, yaitu 51 perawat (50,5%), memiliki pengetahuan cukup, sebanyak 38 perawat (37,4%) memiliki pengetahuan baik, sedangkan 12 perawat (11,9%) memiliki pengetahuan kurang mengenai anafilaksis. Skor rata-rata tertinggi terdapat pada domain definisi dan etiologi, diikuti oleh domain manifestasi klinis. Sementara itu, domain penatalaksanaan memiliki skor rata-rata terendah, yang mengindikasikan perlunya peningkatan pemahaman dalam aspek tersebut untuk memastikan penanganan yang optimal pada pasien dengan kondisi anafilaksis. Dengan demikian, disarankan adanya upaya penguatan pemahaman perawat melalui program edukasi atau pemanfaatan sumber belajar yang relevan dengan penatalaksanaan anafilaksis.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pengetahuan, Anafilaksis, Perawat, IGD |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | S.Hum Bekti Iskandar |
| Date Deposited: | 24 Sep 2025 03:24 |
| Last Modified: | 24 Sep 2025 03:24 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/38663 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
